Wong Chun Sen Minta Disdik Maksimalkan Pengawasan Belajar Online

  • Bagikan
Maksimalkan Pengawasan Belajar Online

MEDAN – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan Drs Wong Chun Sen Tarigan menyarankan Disdik Medan agar maksimal mengawasi pelaksanaan daring diseluruh Kota Medan. Tenaga pendidik diharapkan dapat menemui dan pantau siswanya belajar daring. Bila putus hubungan jaringan dengan siswa supaya segara disahuti apa penyebabnya dan apa solusinya.

“Jika ada masalah segera tindaklanjuti. Awasi belajar daring, Disdik harus inovatif ciptakan proses daring mampu meningkatkan mutu pendidikan lebih baik,”ujar Wong Chun Sen saat rapat pembahasan Rencana Perubahan APBD Pemko Medan TA 2020 di ruang Komisi II di gedung dewan, Minggu (20/9/2020).

Sementara itu Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari ST minta Disdik Medan benar benar melakukan pengawasan terhadap pihak sekolah negeri dan swasta terkait proses belajar masa pandemi Covid 19.

Baca Juga :  Warga Glugur Darat 2 Keberatan Material Proyek Pemasangan Trotoar di Tumpuk Sembarangan, Anggota Dewan Angkat Bicara

Disdik Medan supaya maksimal memberikan penyuluhan dan arahan terkait aturan sistem belajar daring.

“Bagaimana pengawasan terhadap pihak sekolah yang terbukti melakukan proses belajar luar jaringan (Luring) atau tatap muka,” tanya Sudari.

Disampaikan Sudari, saat ini ada pihak sekolah yang melakukan belajar tatap muka di Medan.

“Mereka pakaian biasa dengan proses belajar kehadiran di sekolah secara bergantian dan tetap mengikuti protokol kesehatan. Jika sistem luring itu tidak ada masalah kenapa tidak kita ikutkan. Perlu dilakukan kajian biar bisa diajukan ke pemerintah pusat,” pinta Sudari.

Menyikapi ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Adlan didampingi Kasi Kelembagaan M Muliadi menyampaikan, pihaknya terus berupaya memaksimalkan pelaksanaan proses daring di kota Medan.

Baca Juga :  Robi Barus Minta Polda Sumut Selidiki Penebangan Pohon di Jalan Cut Mutia

Adlan mengaku tetap butuh masukan dari pihak manapun terkhusus dari Komisi II DPRD Medan sehingga proses belajar daring di Medan lebih maksimal lagi.

“Kami berupaya sistem belajar daring berjalan maksimal dan lebih baik,” ujar Adlan.

Terkait adanya pihak sekolah yang melakukan proses belajar luring, hal itu diluar sepengetahuan Disdik. Adlan mengaku, telah menginstruksikan bahwa proses belajar di Medan dilakukan sistem daring sesuai arahan pemerintah pusat.

“Akan kami monitoring lebih maksimal lagi terhadap sekolah yang melakukan proses belajar tatap muka. Kami berprinsif lebih mengutamakan kesehatan anak anak,” terang Adlan dirapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II Sudari ST tersebut.

  • Bagikan