Wakapolri Dedi Prasetyo Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Gunung Sindur, Progres 43 Persen

Wakapolri Dedi Prasetyo Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Gunung Sindur, Progres 43 Persen
Wakapolri Dedi Prasetyo meninjau pembangunan SMA KTB Gunung Sindur Bogor. Progres 43% dalam 5,5 bulan, target siap dipakai Juli 2026. Seleksi angkatan kedua diikuti 14 ribu siswa.

Bogor – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan perlengkapan masjid secara simbolis kepada pengelola sekolah.

Dalam keterangannya kepada awak media, Dedi menyampaikan pembangunan SMA KTB merupakan bagian dari komitmen Polri mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya penguatan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Pada hari ini, alhamdulillah, saya bersama Yayasan Karabangsa, perwakilan filantropi, Polda Jawa Barat, dan Kapolres menyaksikan langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan, SMA KTB menjadi kontribusi Polri dalam ekosistem pendidikan nasional sebagai sekolah unggulan yang menekankan pembinaan karakter, akademik, dan kepemimpinan. “Bapak Kapolri berkomitmen untuk ikut mempersiapkan generasi muda Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, progres pembangunan SMA KTB disebut telah mencapai 43 persen dalam waktu lima setengah bulan, melampaui target awal 40 persen.

“Artinya, dari target 40 persen, kita telah melampaui sebesar 3 persen. Kita optimistis pada bulan Juli, insyaallah, bangunan ini sudah dapat dimanfaatkan oleh siswa SMA KTB,” jelas Wakapolri.

SMA KTB Gunung Sindur akan digunakan oleh angkatan pertama yang saat ini masih menempuh pendidikan di SMA Global Darussalam Yogyakarta, sekaligus untuk angkatan kedua yang direncanakan mulai belajar langsung di Gunung Sindur.

Untuk diketahui, angkatan pertama berjumlah 120 siswa, sedangkan angkatan kedua direncanakan 180 siswa. Proses rekrutmen angkatan kedua telah dilaksanakan pada akhir pekan lalu dan diikuti lebih dari 14.000 siswa SMP dari seluruh Indonesia.

“Seleksi menggunakan standar tes nasional sekolah unggulan dengan kriteria khusus. Dari lebih dari 14.000 peserta, akan diseleksi menjadi 3.000 peserta di tingkat provinsi, kemudian sekitar 400 peserta di tingkat pusat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Putra Batubara Janmat Sembiring Dilantik Jadi Stafsus Menko Polkam RI

Dedi menyebut seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung 14 Februari 2026, sedangkan seleksi tingkat pusat akan digelar di Akademi Kepolisian. Penetapan peserta terpilih direncanakan dilakukan setelah Lebaran.

Wakapolri juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung pembangunan SMA KTB, mulai dari filantropi, kontraktor, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga warga sekitar.

“Seluruh masyarakat sangat mendukung karena sekolah ini mempersiapkan aset-aset bangsa. Tidak ada satu negara pun yang maju tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang unggul,” tuturnya.

Ia menambahkan, lulusan SMA KTB diproyeksikan melanjutkan pendidikan ke universitas terbaik dalam dan luar negeri, serta berbagai akademi unggulan di Indonesia. Kehadiran SMA KTB juga disebut sejalan dengan dukungan Polri terhadap program sekolah rakyat yang digagas pemerintah.

“Melalui sekolah unggulan ini, kita mempersiapkan kader-kader bangsa,” pungkasnya. (Rendi)