Medan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik XXXI Medan. Kegiatan tersebut dinilai membawa pesan penting dalam memperkuat iman sekaligus membangun ketahanan keluarga di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Pengurus HKBP Distrik XXXI Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Jumat (21/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Praeses Pimpinan HKBP Distrik XXXI Medan Pdt. Martin Manullang menjelaskan, HKBP di Kota Medan memiliki dua distrik, yakni Medan-Aceh dan Medan Utara. Keduanya menaungi 43 gereja dengan jumlah jemaat mencapai puluhan ribu orang.
Martin mengatakan, Transformasi HKBP tahun ini mengangkat tema pengajaran iman di tengah keluarga. Program tersebut mendorong orang tua agar tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga menjadi tempat pertama dalam menanamkan dan menguatkan iman.
“Pengajaran iman di tengah keluarga menjadi bagian penting dalam kegiatan Transformasi HKBP. Orang tua diharapkan dapat mengajarkan dan menguatkan iman anak-anak di lingkungan keluarga,” ujar Martin.
Selain pembinaan keluarga, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembinaan guru sekolah minggu, musik dan pelayan gereja. Sejumlah perlombaan turut digelar, mulai dari merangkai bunga, festival hingga menghafal kitab.
Puncak Transformasi HKBP dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026 di Kampus HKBP Nommensen. Martin berharap Rico Waas dapat hadir sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan tersebut.
Menanggapi rencana itu, Rico Waas menyambut baik kegiatan Transformasi HKBP. Menurutnya, penguatan iman di tengah keluarga memiliki dampak yang luas karena keluarga merupakan salah satu lingkungan utama dalam membentuk karakter anak.
“Tentu kami mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan berefek baik kepada masyarakat. Apalagi berbicara tentang iman, ini sesuatu yang penting,” ujar Rico.
Rico juga meminta panitia berkomunikasi dengan Pemko Medan apabila terdapat kebutuhan maupun kendala dalam pelaksanaan kegiatan. Pemerintah kota, kata dia, siap memberikan dukungan sesuai kewenangan agar rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Kalau ada permasalahan atau hal yang menjadi pikiran dari bapak pendeta, nanti kita dari Pemko Medan bisa membantu. Mungkin dari sisi keamanan maupun kesehatan,” katanya.
Bahkan, Rico membuka peluang dukungan layanan kesehatan gratis bagi peserta kegiatan.
“Kita juga bisa menyiapkan pemeriksaan kesehatan gratis,” ujarnya.
Menurut Rico, dukungan terhadap kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya bersama menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis sekaligus memperkuat nilai-nilai positif di tengah keluarga.
Dalam audiensi tersebut, Rico Waas turut didampingi Kadis Lingkungan Hidup Melvi Marlabayana, Kadis Damkarmat Wandro Abadi Agnellus Malau, serta Kabag Kesra Agus Maryono.













