Asahan  

Kala Cakti 126 Juara Rambate Rata Raya Cup U-10, Bupati Asahan Janji Digelar Tiap Tahun

Asahan – SSB Kala Cakti 126 keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola U-10 Rambate Rata Raya Cup 2026. Kala Cakti 126 memastikan gelar setelah menundukkan SSB Bakrie Asahan dengan skor 2-1 pada laga final.

Turnamen sepak bola usia dini tersebut ditutup Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin di Lapangan Sepak Bola Sei Renggas, Kebun Tanah Raja Estate, Kecamatan Kisaran Barat, Selasa (8/9/2026).

Taufik mengatakan turnamen U-10 tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan pesepak bola usia dini di Kabupaten Asahan.

Ia memastikan kompetisi tersebut akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, pertandingan sepak bola kategori U-10 dan U-12 telah masuk dalam kalender PSSI sehingga perlu dimanfaatkan sebagai wadah pembinaan atlet muda.

“Insyaallah, turnamen U-10 ini akan kita laksanakan setiap tahunnya. Kemudian pada bulan Desember nanti, Insyaallah kita juga akan melaksanakan pertandingan kategori U-12,” kata Taufik.

Ia bahkan berharap turnamen U-10 pada 2027 dapat digelar bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Asahan.

Taufik meminta anak-anak yang tergabung dalam berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) tidak berhenti berlatih. Menurutnya, pembinaan yang konsisten akan memudahkan pemerintah dan pengurus olahraga menemukan bibit potensial dari daerah tersebut.

“Anak-anak kami semua dapat menjadi pemain sepak bola, sehingga menjadi bibit yang terus dibina secara berkesinambungan,” ujarnya.

Ia optimistis pemain-pemain potensial asal Asahan nantinya dapat menembus level yang lebih tinggi, bahkan memperkuat Sumatera Utara hingga tim nasional.

“Kepada anak-anak kami, teruslah berlatih di SSB masing-masing. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, kita bisa memantau bibit-bibit terbaik, bahkan nantinya bisa diambil untuk memperkuat Sumatera Utara hingga nasional,” katanya.

Selain pembinaan atlet, Taufik menilai turnamen olahraga juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran pemain, official, suporter dan masyarakat selama pertandingan ikut menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Bupati Asahan Lepas Keberangkatan Jamaah Calon Haji Kloter 7 Tahun 1447 H/2026 M

Ia juga meminta seluruh peserta menjadikan turnamen sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan.

“Seringlah berlatih, sehingga kualitas permainan sepak bola anak-anak kita semakin lama semakin bagus,” ucapnya.

Ketua Panitia Faisal Farid mengatakan Rambate Rata Raya Cup U-10 merupakan kelanjutan dari rangkaian kompetisi sepak bola usia dini di Asahan. Sebelumnya, Pemkab Asahan juga telah menggelar turnamen kategori U-15 Piala Bupati Asahan di Stadion Mutiara Kisaran.

Menurut Faisal, pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan latihan yang konsisten dan dukungan berkelanjutan. Hal tersebut penting untuk membangun serta melahirkan bibit-bibit sepak bola potensial dari Kabupaten Asahan.

Dalam penutupan turnamen, Bupati Asahan bersama unsur Forkopimda menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada para juara.

Hasil akhir turnamen, Juara I diraih SSB Kala Cakti 126, Juara II SSB Bakrie Asahan, Juara III SSB Lestari Putra dan Juara IV SSB PSSE Simpang Empat.

Untuk penghargaan individu, Aditiya Giandra Putra dari SSB Bakrie Asahan terpilih sebagai pemain terbaik. Abiyu Eza Arsyad dari SSB Bakrie Asahan menjadi kiper terbaik.

Sementara itu, Rizky Febriansyah dari SSB Kala Cakti 126 menjadi top scorer dengan torehan 14 gol. Penghargaan pelatih terbaik diberikan kepada Safrizal dari SSB Lestari Putra.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Danyon 126 Kala Cakti, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, perwakilan Kajari Asahan, Ketua KONI Kabupaten Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, sejumlah kepala OPD, para camat, suporter dan official tim.

Baca Juga:  Bupati Asahan Lepas 31 Atlet Popprovsu

Penulis

  • Rediaman Gulo

    Rediaman Gulo adalah Pemimpin Redaksi Metropublik.com yang aktif meliput isu pemerintahan, hukum, politik, dan sosial kemasyarakatan di Sumatera Utara.