Medan – Wakil Ketua DPRD Medan, H Hadi Suhendra, mendorong Pemko Medan mempercepat upaya pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Medan Belawan sebagai salah satu solusi meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus mengurangi kemiskinan.
Hadi meminta Pemko Medan lebih aktif berkoordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Jakarta agar rencana pembangunan Rusunawa dapat segera direalisasikan.
“Kita dorong agar Pemko Medan getol menjajaki ke Kementerian PKP di Jakarta. Sehingga harapan warga Belawan mendapatkan rumah sederhana segera terwujud. Ini merupakan salah satu solusi upaya pengentasan kemiskinan di Belawan,” ujar Hadi Suhendra kepada PosRoha.com di sela Raker DPRD Medan di Sibolangit, Senin (3/8/2026).
Politisi Partai Golkar tersebut mengatakan pembangunan Rusunawa dapat menjadi pengembangan dari program rehabilitasi rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang selama ini dijalankan Pemko Medan.
“Program bantuan rehab rumah untuk MBR dapat terus dilanjutkan. Rusunawa juga sangat dibutuhkan, terutama di wilayah pesisir seperti Belawan,” katanya.
Hadi juga mengaitkan persoalan narkoba, kriminalitas dan tawuran di Belawan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Karena itu, menurutnya, penanganannya tidak cukup hanya melalui penegakan hukum.
“Penanganan penyalahgunaan narkoba dan kriminalitas tidak cukup melalui penegakan hukum, tetapi harus dibarengi penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kesehatan sosial dan ketahanan keluarga,” ujarnya.
Selain persoalan ekonomi dan perumahan, Hadi menyoroti kondisi Belawan yang rawan banjir rob. Menurutnya, penataan kawasan permukiman perlu dilakukan secara terpadu agar masyarakat memperoleh lingkungan yang lebih sehat dan tertata sekaligus mengurangi risiko banjir.
Ia mendorong Pemko Medan kembali berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP terkait rencana pembangunan Rusunawa yang sebelumnya telah dibahas.
“Pemko Medan harus menyahuti dengan pengajuan Rusunawa. Penataan kawasan Belawan perlu dilanjutkan agar masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih layak sekaligus mengurangi persoalan banjir rob,” pungkas Hadi.













