Paul Simanjuntak Ajak Masyarakat Amalkan Pancasila sebagai Pemersatu

Medan – Anggota DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak SH, mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai ideologi dan alat pemersatu bangsa di tengah keberagaman.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Jalan Kapten M Jamil Lubis No. 107, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (8/8/2026).

“Pancasila itu alat pemersatu kita yang berbeda agama, suku, budaya dan etnis. Pancasila yang menyatukan kita sehingga tercipta toleransi antarumat beragama dan kehidupan yang rukun,” ujar Paul.

Ketua Komisi IV DPRD Medan sekaligus Bendahara Fraksi PDI Perjuangan tersebut mengatakan, pengamalan Pancasila penting untuk membangun sikap saling menghargai dan mencegah pemaksaan kehendak di tengah masyarakat.

“ Mari saling menghargai perbedaan. Kekuatan kita karena perbedaan suku dan agama. Kalau tidak Pancasila, bagaimana kita mau hidup rukun,” katanya.

Paul kemudian menjelaskan nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan keimanan, sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab menekankan penghormatan serta perlakuan adil terhadap sesama.

Sila Persatuan Indonesia menguatkan keutuhan bangsa di tengah keberagaman. Sila Kerakyatan menekankan musyawarah, demokrasi dan penghormatan terhadap aspirasi masyarakat, sedangkan sila Keadilan Sosial diarahkan pada terwujudnya kesejahteraan yang merata.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber Fuad Akbar turut memberikan pemahaman mengenai Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada ratusan peserta.

Kegiatan turut dihadiri unsur Kecamatan Medan Tembung, Kelurahan Bandar Selamat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat setempat.

Baca Juga:  Wong Chun Sen: Jangan Sampai Ada Membedakan Pelayanan Pasien UHC

Penulis

  • Rediaman Gulo

    Rediaman Gulo adalah Pemimpin Redaksi Metropublik.com yang aktif meliput isu pemerintahan, hukum, politik, dan sosial kemasyarakatan di Sumatera Utara.