Asahan  

Pemkab Asahan Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi, Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi Basah sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta memastikan kesiapan personel dan peralatan menghadapi potensi banjir, longsor, angin puting beliung, dan cuaca ekstrem lainnya.

Apel dipimpin Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edi Syahputra selaku Inspektur Upacara. Ia mengawali kegiatan dengan melakukan pengecekan pasukan. Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut hadir bersama Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., unsur Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala BPBD, Kepala Dinas Kominfo, para camat, relawan, serta peserta apel dari berbagai unsur terkait.

Dalam arahannya, Dandim 0208/AS menegaskan bahwa Kabupaten Asahan memiliki karakter geografis yang beragam dan rentan terhadap berbagai jenis bencana alam. Ia menekankan bahwa apel kesiapsiagaan bukan hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi momentum evaluasi kesiapan lintas sektor, termasuk kendaraan operasional, peralatan evakuasi, hingga perlengkapan tanggap bencana.

Dandim juga meminta agar kegiatan apel ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi teknis untuk memperjelas peran, fungsi, dan mekanisme kerja setiap unsur ketika bencana terjadi, sehingga respons dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Sementara itu, Bupati Asahan memberikan keterangan kepada media terkait situasi banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah dalam beberapa hari terakhir akibat tingginya intensitas curah hujan. Ia menyebutkan sejumlah kecamatan terdampak banjir, sementara beberapa titik longsor terjadi di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge hingga perbatasan Kabupaten Simalungun. Bupati berharap kondisi cuaca yang mulai membaik dapat mempercepat surutnya genangan air dan menekan risiko kejadian lanjutan.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi penanggulangan bencana di Aula Mawar. Rapat yang melibatkan Forkopimda, BPBD, perangkat daerah terkait, serta para camat ini bertujuan memperkuat pembagian tugas, mekanisme kerja, dan langkah operasional lintas sektor dalam menghadapi kondisi kedaruratan. Dengan koordinasi yang matang, penanganan bencana di Kabupaten Asahan diharapkan dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu.

Baca Juga:  Bupati Asahan Pimpin Rakorpem Januari 2025, Fokus pada Pembangunan dan Inovasi