DPRD Medan Minta Vaksin Rabies dan SABU Tersedia di Puskesmas

Medan – Anggota Komisi II DPRD Medan Johannes Haratua Hutagalung meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Medan memastikan ketersediaan vaksin rabies dan Serum Anti Bisa Ular (SABU) di seluruh puskesmas.

Menurut Johannes, ketersediaan vaksin dan serum tersebut penting untuk memastikan warga yang menjadi korban gigitan anjing, ular atau hewan berbisa lainnya dapat segera memperoleh penanganan medis tanpa harus dirujuk jauh.

“Kita sangat menyayangkan bila ada warga Medan korban gigitan anjing dan ular serta hewan berbisa lainnya ditolak puskesmas dan harus jauh berobat ke Rumah Sakit Haji Adam Malik di Medan Tuntungan,” ujar Johannes.

Ia juga meminta dua rumah sakit milik Pemko Medan, yakni RS Bachtiar Djafar dan RS Pirngadi Medan, turut memastikan ketersediaan vaksin rabies dan SABU.

“Bukan hanya puskesmas, tetapi juga dua rumah sakit milik Pemko Medan supaya tetap menyediakan vaksin dimaksud,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai ketersediaan vaksin dan serum harus menjadi perhatian karena pelayanan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

“Jangan sampai ada korban gigitan ular atau korban rabies karena kelangkaan vaksin,” tegasnya.

Johannes mengatakan, keluhan mengenai sulitnya mendapatkan vaksin rabies maupun penanganan korban gigitan ular masih terjadi. Ia menyebut kondisi tersebut perlu segera dievaluasi agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah diakses.

Untuk membahas persoalan tersebut, Johannes mengatakan Komisi II DPRD Medan telah menjadwalkan pemanggilan Dinkes Medan untuk rapat dengar pendapat (RDP) pada awal September 2026.

“Awal September 2026 sudah kita agendakan pemanggilan Dinkes Medan untuk RDP. Nantinya akan kita bahas masalah ini dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Banjir Parah Medan, Roma Uli Silalahi Dirikan Dapur Umum dan Antar Makanan ke Rumah Warga

Penulis

  • Rediaman Gulo

    Rediaman Gulo adalah Pemimpin Redaksi Metropublik.com yang aktif meliput isu pemerintahan, hukum, politik, dan sosial kemasyarakatan di Sumatera Utara.