Tanjungbalai – Wali Kota Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Tanjungbalai, Selasa (31/3/2026).
Penyampaian LKPJ tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban Pemerintah Kota Tanjungbalai atas pelaksanaan program dan kegiatan selama Tahun Anggaran 2025, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja pemerintahan ke depan.
Dalam pidato pengantarnya, Mahyaruddin Salim memaparkan berbagai capaian pembangunan yang meliputi sektor pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Ia juga menguraikan sejumlah program prioritas yang telah dijalankan beserta tantangan yang dihadapi selama tahun berjalan.
“LKPJ ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bersama antara pemerintah daerah dan DPRD guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan pembangunan yang lebih baik menuju Tanjungbalai EMAS,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan kondisi makro daerah. Realisasi pendapatan Kota Tanjungbalai Tahun 2025 tercatat sebesar Rp663.101.840.879,57 atau 97,86 persen dari target Rp677.634.621.894,00. Capaian ini disebut sebagai yang terbaik dalam lima tahun terakhir.
Sementara itu, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp102.482.768.484,57 atau 110,99 persen dari target Rp92.332.114.500,00, sekaligus menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Adapun realisasi pendapatan transfer mencapai 96,36 persen atau sebesar Rp552.138.638.319,00 dari target Rp573.002.507.394,00. Sedangkan realisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp8.480.434.076,00 atau 68,95 persen dari target Rp12,3 miliar.
Untuk belanja daerah, realisasi mencapai 93,16 persen atau sebesar Rp634.692.256.612,90 dari target Rp681.283.418.477,91.
“Perlu kami sampaikan bahwa realisasi pendapatan dan belanja daerah tahun 2025 dalam LKPJ ini masih menggunakan data unaudited dari BPK, yang nantinya akan dilakukan penyesuaian apabila terdapat ketidaksesuaian,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota juga menyoroti berbagai capaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk optimalisasi pelayanan publik dan kinerja perangkat daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.
Di akhir penyampaiannya, Mahyaruddin Salim mengajak pimpinan dan anggota DPRD serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah.
“Kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mendukung pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan dan kemajuan Kota Tanjungbalai,” ujarnya. (Usni)













