Medan – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Jalan Adisucipto, Gang Rel, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Selasa (28/7/2026).
Jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,5 meter itu kembali menghubungkan Kecamatan Medan Polonia, Johor, dan Maimun yang sempat terputus setelah jembatan lama runtuh akibat banjir pada 2024.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan akses jembatan yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat. Selama akses terputus, warga, termasuk anak-anak sekolah, terpaksa menyeberangi sungai melalui pipa air.
“Ini adalah bentuk sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat. Kami membantu masyarakat keluar dari kesulitan, terutama untuk mendapatkan akses transportasi yang layak,” ujar Hendy.
Ia menjelaskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program percepatan pembangunan jembatan yang dijalankan pemerintah. Hingga kini, Kodam I/Bukit Barisan telah membangun 323 jembatan di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Sementara itu, Rico Waas mengatakan jembatan tersebut menjadi bukti bahwa koordinasi cepat antara Pemko Medan dan TNI mampu menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Kami melihat langsung kondisi masyarakat yang harus menyeberang melalui pipa. Itu sangat membahayakan, apalagi banyak anak sekolah yang melintas. Karena itu kami bergerak cepat bersama Kodim dan seluruh perangkat terkait untuk mencari solusi,” ujarnya.
Menurut Rico, peninjauan lapangan dilakukan sejak April 2026, sedangkan pembangunan jembatan rampung dalam waktu sekitar lima pekan.
Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, memudahkan akses pendidikan, serta mempererat hubungan antarwilayah yang kembali terhubung.













