Inalum Catat Produksi dan Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah Operasional

Inalum Catat Produksi dan Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah Operasional
PRODUKSI: PT Inalum mencatatkan prestasi pencapaian sepanjang tahun 2025, jumlah produksi dan penjualan tertinggi sepanjang sejarah operasional perusahaan, Kamis (22/1).

Batubara – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2025 dengan membukukan jumlah produksi dan penjualan tertinggi sepanjang sejarah operasional perusahaan.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita, Kamis (22/1/2026), mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa lima dekade perjalanan Inalum bukan sekadar tentang usia, tetapi tentang konsistensi dalam menjaga relevansi, ketangguhan, dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

“Lima puluh tahun menjadi penanda bahwa Inalum terus bertumbuh bersama Indonesia. Sejak awal berdiri, Inalum hadir sebagai industri pengolahan aluminium yang memanfaatkan energi hijau, dan hingga hari ini tetap berkomitmen memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional serta manfaat bagi masyarakat,” ujar Melati.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 Inalum berhasil mencatatkan capaian all time high production sebesar 280.141 metrik ton, yang sekaligus menandai angka produksi dan penjualan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari penerapan inovasi berkelanjutan, penguatan efisiensi operasional, strategi bisnis yang adaptif, serta komitmen seluruh insan Inalum dalam merespons dinamika industri aluminium global.

“Capaian ini menegaskan ketangguhan Inalum sebagai produsen aluminium nasional yang andal dan berdaya saing,” katanya.

Ke depan, Inalum akan terus mengambil peran strategis melalui penguatan Industri Aluminium Terpadu guna mendukung kemandirian industri nasional.

Sebagai BUMN yang bergerak di industri aluminium terintegrasi, Inalum mengelola pembangkit listrik tenaga air (PLTA) serta memproduksi aluminium primer untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri maupun pasar ekspor. Perusahaan ini didirikan pada 6 Januari 1976 sebagai perusahaan patungan Indonesia–Jepang dan sepenuhnya menjadi milik Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 2013.

Inalum sempat ditetapkan sebagai holding industri pertambangan nasional pada 2018, dan sejak 2023 resmi menjadi anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia). Hingga kini, Inalum terus memperkuat perannya dalam mendukung kemandirian dan daya saing industri strategis nasional. (AP)

Baca Juga:  Gubernur Sumut Bobby Nasution Serahkan SK PPPK kepada 591 ASN: Layani Rakyat Sebaik-baiknya