Deli Serdang – Satuan Tolong Menolong (STM) OI NORODA menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 di rumah Wakil Ketua, Ama Edi Zai, Gang Pepaya, Diski, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (18/10/2026).
Dalam momentum tersebut, Mesoziduhu Gulo kembali dipercaya memimpin STM OI NORODA setelah anggota dan penasihat menghendakinya melanjutkan kepemimpinan organisasi.
Dalam sambutannya, Mesoziduhu mengatakan dirinya sebelumnya berharap terjadi pergantian ketua karena masa kepemimpinannya telah melewati periode yang dijalani. Namun, setelah mendapat dukungan dari anggota dan penasihat, ia bersedia melanjutkan tanggung jawab tersebut.
“Awalnya kami mengundurkan diri dan berharap ada pergantian ketua. Namun, anggota dan penasihat menghendaki kami melanjutkan kepemimpinan. Karena ini merupakan pelayanan, kami menerima keputusan tersebut,” ujar Mesoziduhu.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota, penasihat, pengurus, dan panitia yang telah mendukung perjalanan STM OI NORODA hingga memasuki usia ke-36 tahun.
Menurutnya, kekompakan menjadi salah satu kekuatan utama organisasi tersebut. Hal itu terlihat dari kesediaan anggota saling membantu ketika STM membutuhkan dukungan untuk menjalankan berbagai kegiatan.
“Yang luar biasa dari STM OI NORODA ini adalah kekompakan anggotanya. Ketika ada kebutuhan organisasi, anggota saling mendukung. Dukungan inilah yang membuat kami bisa bertahan dalam menjalankan tanggung jawab sebagai ketua,” tuturnya.
Mesoziduhu juga mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga persaudaraan, saling mengasihi, dan tidak jemu berbuat baik kepada sesama. Ia berharap kebersamaan yang telah terjalin selama puluhan tahun dapat terus dipertahankan.
Sementara itu, Pdt. Ar. Gulo dalam khotbahnya mengajak seluruh anggota STM OI NORODA untuk senantiasa melakukan kebaikan dan menjadikan firman Tuhan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengaku mengapresiasi perjalanan STM OI NORODA yang telah mencapai usia 36 tahun. Menurutnya, usia tersebut menunjukkan bahwa organisasi ini mampu bertahan dan menjaga kebersamaan selama puluhan tahun.
“Di umur 36 tahun, STM ini sangat luar biasa lamanya. Saya berkhotbah di beberapa STM di Kota Medan, ternyata masih ada STM yang usianya lebih tua,” ujarnya.
Pdt. Ar. Gulo menekankan bahwa kebiasaan berbuat baik menjadi salah satu hal penting dalam menjaga kekuatan dan keberlangsungan sebuah organisasi maupun keluarga.
Menurutnya, setiap kebaikan yang dilakukan seseorang dapat berkembang dan membawa dampak positif bagi orang lain.
“Kalau bukan karena kita melakukan kebaikan terhadap sesama, tentunya tidak mungkin kita bisa kokoh sampai saat ini. Walaupun manusia tidak sempurna dalam melakukan kebaikan, setidaknya kita belajar menjadi orang yang berbuat baik,” tuturnya.
Ia pun mengingatkan anggota STM agar tidak pernah lelah melakukan kebaikan, sebagaimana pesan firman Tuhan untuk tidak jemu-jemu berbuat baik.
Perayaan HUT ke-36 tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar STM OI NORODA untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian antaranggota, serta melanjutkan pelayanan dengan semangat kebersamaan.













