Tanjungbalai – Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberagaman di tengah kemajemukan dalam membangun Kota Tanjungbalai.
Ajakan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada perayaan Cap Go Meh 2026, Kamis (5/3/2026).
“Mari kita jaga keberagaman di tengah kemajemukan dalam membangun Kota Tanjungbalai,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Fadly juga mengucapkan selamat merayakan Cap Go Meh kepada seluruh umat Tionghoa di Kota Tanjungbalai. Ia berharap perayaan tersebut membawa keberkahan, kebahagiaan, kesehatan, serta semangat baru dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurutnya, Cap Go Meh memiliki makna yang mendalam sebagai simbol rasa syukur, harapan akan kehidupan yang lebih baik, serta momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan.
“Sebagai kota yang majemuk, Tanjungbalai terdiri dari beragam suku, agama, budaya, dan ras. Perayaan Cap Go Meh ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun Tanjungbalai yang rukun, damai, dan harmonis,” tegasnya.
Fadly menambahkan, Pemerintah Kota Tanjungbalai berkomitmen menjaga dan merawat nilai-nilai toleransi, saling menghormati, serta kebersamaan antarumat beragama.
“Melalui perayaan ini, semoga semangat persatuan dan persaudaraan semakin kokoh di tengah masyarakat,” harapnya.
Selain memiliki nilai spiritual dan budaya, Fadly menilai perayaan Cap Go Meh juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata lokal.
“Oleh karena itu, kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan budaya yang memperkuat identitas kota serta mempererat persatuan masyarakat Tanjungbalai,” pungkasnya. (Usni)













