Medan  

26 Tahun Biznet, Perluas Jaringan Digital Sumatera Utara hingga Pesisir Barat dan Timur pada 2027

Medan – Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pemerataan konektivitas digital di Indonesia. Melalui pengembangan infrastruktur jaringan fiber optik, Biznet menargetkan perluasan layanan internet ke berbagai wilayah Sumatera Utara, termasuk kawasan pesisir timur, pesisir barat, hingga wilayah dataran tinggi pada 2027.

Hal tersebut disampaikan Arnoldus Utomo, Regional Manager RO 01 Medan Biznet, dalam acara Press Conference Biznet 26th Anniversary yang berlangsung di Le Polonia, Jalan Jenderal Sudirman, Ruang Antasari, Medan, Kamis (8/10/2026).

Arnoldus mengatakan, ekspansi jaringan Biznet di Sumatera Utara dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat terhadap akses internet berkecepatan tinggi.

“Untuk fokus pembangunan area selanjutnya yang akan segera live, seperti yang saya sampaikan sebelumnya, pada akhir tahun 2026 ini kawasan pesisir timur akan mulai live,” ujar Arnoldus Utomo.

Menurutnya, beberapa wilayah yang menjadi prioritas pengembangan jaringan pada tahap berikutnya meliputi kawasan Tanjung Morawa, Lubuk Pakam, Serdang Bedagai, Sei Rampah, Perbaungan, Tebing Tinggi, Batu Bara, Asahan, Kisaran, Tanjung Balai, Aek Kanopan, Rantau Prapat hingga Kota Pinang.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari strategi Biznet untuk memperluas akses internet berkualitas tidak hanya di pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi baru.

Selain pembangunan jaringan di kawasan pesisir timur, Biznet juga menyiapkan ekspansi ke wilayah pesisir barat Sumatera Utara pada 2027.

Arnoldus menjelaskan, rencana pengembangan tersebut akan mencakup wilayah mulai dari Tebing Tinggi menuju kawasan selatan hingga Parapat, Balige, Siborong-borong, Tarutung, dan Sibolga.

“Untuk tahun 2027 kita akan mengembangkan area pesisir barat, dari Tebing Tinggi bergerak ke selatan menuju Parapat, Balige, Siborong-borong, Tarutung hingga Sibolga,” jelas Arnoldus.

Baca Juga:  Antonius Tumanggor: Semoga Almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa

Selain kawasan pesisir, Biznet juga akan memperluas jaringan menuju wilayah dataran tinggi seperti Berastagi dan Kabanjahe.

Rencana pembangunan tersebut akan dilakukan melalui jalur pengembangan dari kawasan Royal Sumatera, kemudian menuju Berastagi, Kabanjahe, Merek, Sidikalang, hingga terhubung dengan wilayah Siborong-borong.

Menurut Arnoldus, pola pembangunan jaringan yang menghubungkan berbagai wilayah tersebut bukan hanya untuk memperluas cakupan layanan, tetapi juga memperkuat keandalan infrastruktur utama.

“Kita membangun pola seperti lingkaran karena tujuannya untuk mengamankan kabel yang masuk ke Medan dan menuju kota-kota lainnya,” katanya.

Dorong Pemerataan Digital hingga Wilayah Tier 3
Selain memperluas jaringan, Biznet juga menegaskan komitmennya dalam mengurangi kesenjangan digital melalui penyediaan layanan internet yang lebih terjangkau bagi masyarakat di wilayah berkembang.

Arnoldus mengatakan, beberapa wilayah kategori tier 3 akan mendapatkan harga layanan yang lebih kompetitif dibandingkan kawasan perkotaan.

“Untuk wilayah seperti Serdang Bedagai dan daerah lainnya, masyarakat bisa mendapatkan layanan 100 Mbps dengan harga Rp150 ribu,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Biznet dalam membuka lebih banyak peluang digital bagi masyarakat di luar wilayah metropolitan.

“Ini menjadi bukti komitmen kita untuk mengentaskan kesenjangan digital dan menciptakan peluang-peluang baru di daerah tier 3,” kata Arnoldus.

Dengan akses internet yang semakin luas, masyarakat di daerah diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan, bisnis, ekonomi kreatif, hingga pengembangan usaha lokal.

Program Anniversary Hadirkan Peningkatan Kecepatan Internet
Dalam rangkaian perayaan Biznet ke-26 tahun, perusahaan juga menghadirkan program peningkatan layanan internet bagi pelanggan.

Arnoldus menjelaskan bahwa layanan 100 Mbps merupakan bagian dari paket reguler Biznet, sedangkan layanan 200 Mbps merupakan program khusus yang diberikan dalam periode perayaan ulang tahun Biznet.

Baca Juga:  KPU Sumut Selenggarakan Sosialisasi Perempuan dan Pilkada Pada Pilkada Serentak Tahun 2024

“Yang 200 Mbps memang hanya di bulan ini sebagai bagian dari program ulang tahun Biznet,” jelasnya.
Ia menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari komitmen Biznet dalam memberikan pengalaman digital yang lebih baik bagi masyarakat.

26 Tahun Biznet Mengembangkan Infrastruktur Digital Indonesia

Dalam siaran pers Biznet 26th Anniversary, perusahaan menyampaikan bahwa selama 26 tahun perjalanan bisnisnya, Biznet terus berinovasi dalam membangun infrastruktur digital Indonesia.

Perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), cloud computing, Internet of Things (IoT), dan transformasi digital di berbagai sektor menjadi faktor yang mendorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas yang cepat, stabil, dan berkualitas.

Melalui pengembangan jaringan fiber optik dan perluasan cakupan layanan, Biznet berkomitmen menghadirkan infrastruktur digital yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat dan dunia usaha di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan rencana ekspansi hingga 2027, Biznet berharap semakin banyak masyarakat Sumatera Utara dapat menikmati akses internet berkecepatan tinggi dan memanfaatkan teknologi digital sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (FS)

Penulis

  • Redaksi

    Lumbung informasi berita online terbaru, terkini dan terupdate di sumatera utara.

Baca Juga:  Robi Barus: Target KPU Medan Raih 75 Persen Partisipasi Pemilih Jangan Sekedar Lip Service