Pematangsiantar – Seorang anak berusia 5,5 tahun berinisial WAF ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Parbebsi, Jalan Sibatu-baru Blok II, Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Kamis (23/4/2026) siang sekitar pukul 11.45 WIB.
Kapolsek Siantar Martoba, AKP Martua Manik, SH., MH., mengatakan peristiwa bermula saat korban bersama adik kandungnya pergi ke sungai yang berada tidak jauh dari rumah mereka untuk mandi.
“Setibanya di lokasi, korban langsung masuk ke sungai yang memiliki kedalaman sekitar 2,5 meter, sementara adiknya menunggu di pinggir sungai,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Tak lama kemudian, adik korban melihat korban tenggelam dan langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, termasuk saksi Ramli Sianipar yang sedang berada di area perladangan dekat lokasi kejadian.
“Mengetahui hal itu, saksi bersama warga lainnya langsung menuju ke sungai dan melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan dan segera diangkat ke pinggir sungai untuk diberikan pertolongan pertama,” katanya.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel piket Polsek Siantar Martoba yang dipimpin Pawas IPTU Ritca Siahaan bersama Kanit Reskrim IPDA Juhandya Malau, SH., langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, ibu korban berinisial E (26) turut datang ke lokasi dan bersama warga sepakat membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Korban sempat dibawa ke puskesmas, namun petugas medis menyarankan agar segera dirujuk ke Rumah Sakit Evarina Etaham,” ucapnya.
Korban kemudian dibawa menggunakan mobil BPBD ke rumah sakit tersebut. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, dokter memastikan korban telah meninggal dunia.
“Setelah diperiksa dokter, korban dinyatakan meninggal dunia. Sekitar pukul 14.00 WIB, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar AKP Martua.
Ia menambahkan, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Orangtua korban sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi dan jenazah telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya. (Rendi)













