Bobby Nasution Siapkan Rumah Sakit Internasional untuk Pasien BPJS di Sumut, Gandeng RS An-Nisa dan Bank Sumut

Bobby Nasution Siapkan Rumah Sakit Internasional untuk Pasien BPJS di Sumut, Gandeng RS An-Nisa dan Bank Sumut

Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bergerak cepat menghadirkan rumah sakit bertaraf internasional yang tetap melayani pasien BPJS Kesehatan di Sumatera Utara. Program ambisius tersebut kini memasuki tahap penguatan kerja sama dengan sejumlah pihak strategis, termasuk RS An-Nisa, PT PPSU, PT Dirga Surya, dan Bank Sumut.

Komitmen itu dibahas dalam pertemuan Bobby Nasution bersama Direksi PT An-Nisa Utama, Rumah Sakit Haji Medan, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), PT Bank Sumut, dan pimpinan OPD Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Kamis (21/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bobby menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Sumut, terutama memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan rumah sakit yang nyaman, modern, dan berkualitas internasional.

“Kami ingin masyarakat Sumut bisa mendapatkan layanan kesehatan terbaik, termasuk pengguna BPJS Kesehatan. Selama ini masih banyak keluhan soal pelayanan rumah sakit yang kurang nyaman,” ujar Bobby Nasution.

Bobby juga mengungkapkan bahwa target Universal Health Coverage (UHC) yang sebelumnya diproyeksikan tercapai dalam dua tahun ternyata bisa direalisasikan lebih cepat di seluruh rumah sakit di Sumut.

Menurutnya, pembangunan rumah sakit internasional tersebut menjadi langkah besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menghadirkan fasilitas modern bagi masyarakat.

“Rumah sakit ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Sumut, BUMD Sumut, RS Haji, dan pihak swasta. Tujuannya agar pelayanan kesehatan di Sumut naik kelas,” katanya.

Dalam skema kerja sama operasi (KSO) yang disiapkan, PT Dirga Surya bertugas menyediakan aset, RS An-Nisa mengelola layanan operasional rumah sakit sesuai standar modern, sementara RS Haji Medan bertanggung jawab menjaga mutu layanan dan tata kelola rumah sakit.

Baca Juga:  Pemkab Asahan Laksanakan Pengibaran Bendera Merah Putih Di Wisata Alam Air Terjun Ponot

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimi menjelaskan, kehadiran RS An-Nisa diharapkan menjadi motor percepatan transformasi pelayanan kesehatan di Sumut.

“RS An-Nisa hadir sebagai strategic accelerator untuk mempercepat transformasi layanan rumah sakit melalui pengalaman operasional dan budaya kerja modern,” jelas Faisal.

Sementara itu, Direktur PT An-Nisa Utama Muhammad Arif Nasution mengaku siap mendukung penuh program Pemprov Sumut tersebut. Ia menyebut RS An-Nisa memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan layanan kesehatan modern, termasuk pembinaan SDM rumah sakit di berbagai daerah Indonesia.

“Fokus kami adalah pelayanan terbaik dengan budaya kerja modern, efektif, dan efisien. Kami juga rutin memberikan pelatihan SDM rumah sakit dari Aceh sampai Papua,” ungkap Arif.

Ia menambahkan, RS An-Nisa yang berdiri sejak 1990 awalnya hanya rumah bersalin kecil dengan 12 pegawai, namun kini berkembang menjadi rumah sakit modern yang melayani pasien BPJS Kesehatan sejak tahun 2016.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi terobosan besar dalam menghadirkan layanan kesehatan bertaraf internasional bagi masyarakat Sumatera Utara tanpa membedakan status ekonomi pasien. (Rendi)