Nias Selatan – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Saratodo Loboi menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Loboi dan sekitarnya yang membutuhkan pinjaman dana secara cepat dan aman. Kehadiran BUMDes ini dinilai memberikan dampak positif terutama bagi warga yang membutuhkan modal mendadak tanpa harus terbebani biaya administrasi tinggi.
Kepala Desa Loboi, Tinoperis Laowo (39), mengungkapkan apresiasinya terhadap kebijakan pemerintah terkait prioritas penggunaan Dana Desa untuk pemulihan ekonomi melalui pembentukan dan penguatan BUMDes.
“Saya sangat tertarik dan mendukung penuh program pemerintah ini. BUMDes benar-benar membantu masyarakat, khususnya dalam akses pinjaman,” ujarnya kepada Metropublik.com, Sabtu (29/11/2025).
BUMDes Saratodo Loboi resmi dibentuk pada 10 Januari 2022 di Desa Loboi, Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan. Lembaga ini telah mengantongi badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM sejak 01 Februari 2025 dengan Nomor AHU-00720.AH.01.33 Tahun 2025.
Struktur kepengurusan BUMDes Saratodo Loboi terdiri dari:
- Yusianti Waya – Ketua
- Martinus Harefa – Sekretaris
- Yenni Marlina – Bendahara
Bergerak di Bidang Simpan Pinjam, Administrasi Super Ringan
BUMDes ini berfokus pada layanan Simpan Pinjam. Untuk warga Desa Loboi, biaya jasa administrasi hanya 1,5% per bulan dari total pinjaman. Sementara untuk warga dari luar desa, dikenakan biaya administrasi sebesar 3% per bulan.
Untuk mengajukan pinjaman, masyarakat diwajibkan menyerahkan jaminan berupa emas atau surat berharga seperti sertifikat tanah asli. Nilai pinjaman yang diberikan maksimal 70% dari nilai jual jaminan.
Modal Mencapai Rp 280 Juta
Sebagai Komisaris BUMDes, Kepala Desa Loboi menjelaskan bahwa hingga kini BUMDes Saratodo Loboi telah memiliki modal tetap sebesar Rp 280 juta. Modal tersebut bersumber dari:
- Dana Desa 2021: Rp 157.000.000
- Dana Desa 2024: Rp 110.000.000
Dari pengelolaan dana bergulir tersebut, BUMDes telah membukukan keuntungan sekitar Rp 34.000.000.
Transparansi Keuangan Dijaga Ketat
Ketua BUMDes, Yusianti Waya menegaskan bahwa seluruh transaksi keuangan BUMDes disimpan melalui rekening resmi BUMDes, serta setiap akhir tahun dilakukan pertanggungjawaban dalam musyawarah desa.
Warga Merasa Sangat Terbantu
Sejumlah warga mengaku sangat merasakan manfaat keberadaan BUMDes Saratodo Loboi.
Edita Bawaulu (50), salah satu warga Desa Loboi, menyebut biaya administrasi yang ringan sangat membantunya.
Hal serupa disampaikan Nopriansyah Bugis (30) dari desa lain. Ia mengapresiasi proses pencairan yang cepat dan tidak rumit.
“Administrasinya ringan, proses pencairannya cepat sekali. Sangat membantu,” ujarnya.
Dengan layanan yang mudah, cepat, dan transparan, BUMDes Saratodo Loboi kini semakin menjadi andalan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial mendadak. (P)













