Batubara – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Batubara menggelar penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, judi online, dan pernikahan dini di SMA Mitra Inalum Tanjung Gading, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif IPARI dalam membentengi generasi muda dari berbagai ancaman sosial yang dapat merusak masa depan pelajar.
Ketua IPARI Kabupaten Batubara, Alpian, S.Sos.I., M.H.I., menjelaskan bahwa penyuluhan dilakukan dengan pendekatan nilai-nilai keagamaan sebagai langkah strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
“Penyuluhan ini menggunakan pendekatan nilai-nilai keagamaan agar para pelajar memiliki benteng moral dan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujarnya.
Selain narkoba, IPARI juga menyoroti bahaya judi online yang semakin marak serta dampak negatif pernikahan usia dini terhadap masa depan remaja.
“Tiga hal ini penting disampaikan kepada kalangan pelajar, yaitu narkoba, judi online, dan nikah muda. Pelajar adalah garda terdepan masa depan bangsa. Jika pelajar dan remajanya rusak, maka masa depan bangsa pun akan terancam,” tegas Alpian.
Penyuluhan tersebut menghadirkan dua narasumber dari IPARI Batubara, yakni Muhammad Firdaus, Lc., M.A., dan Akbar Syahdan Nasution, S.Sos.I. Kegiatan ini disambut antusias oleh ratusan siswa SMA Mitra Inalum yang mengikuti sesi pemaparan dan diskusi interaktif.
Melalui kegiatan ini, IPARI Batubara berharap para pelajar dapat lebih memahami risiko dan dampak negatif dari narkoba, judi online, serta pernikahan dini, sehingga mampu mengambil keputusan yang bijak demi masa depan yang lebih baik. (AP)













