Taput  

Membanggakan! 29 Santri Ponpes Darussalam Parmeraan Paluta Lulus Masuk Perguruan Tinggi di Kairo Mesir

Bagikan berita ini

Paluta – Kabar membanggakan datang dari Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Parmeraan, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara. Sebanyak 29 santri dari pesantren yang berada di pelosok daerah tersebut berhasil menorehkan prestasi dengan diterima masuk perguruan tinggi di Kairo, Mesir.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Ponpes Darussalam Parmeraan sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan lokasi dan akses geografis bukan penghalang bagi para santri untuk meraih pendidikan tinggi hingga ke tingkat internasional.

Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus pelepasan keberangkatan para santri, pihak pesantren akan menggelar acara pemberangkatan pada Senin, 9 November 2026, di Aula Pondok Pesantren Darussalam Parmeraan.

Pemberangkatan 29 santri tersebut menjadi momentum penting, tidak hanya bagi para santri dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara yang turut bangga atas pencapaian generasi muda daerah.

Ke 29 santri santriwati tersebut masing-masing Muliaman Ritonga ,
,Ali Akbar ritonga,Fariq Ahsan Siregar,
Khoirunnisa Ritonga, Muti Afifah Siregar,
Putri darma yanti , Andriani Pohan ,
Abaida Sarumpaet, Pahri Riski Sikumbang, Altaf Akmal iktishom Harahap ,Muhammad Ahir Pane kemudian Ahmad Rifai Tanjung ,Yazid Al Fahmi Hasibuan , Ahmad Royhan Siregar ,Muhammad zaki Pasaribu, Ardiansyah Hasibuan , Sopyan saleh Pane, Nadiah tapiola Nasution , Fitri oktavia Harahap,
Muhammad Thoib Tanjung, Dia ubah Ritonga, Hajarul Aswad , Dyah khoirunnisa Hasibuan, Ananda putri Rambe, Eliska Dolima , Maylina Harahap
, Sakinah Romadhon Lubis, ⁠Widi hasmar Harahap dan Yulia Rahma

Pimpinan Ponpes KH Abdul Efendi Ritonga BA melalui Kepala Madarah Ustad Dr A. Roisuddin Ritonga, S.Si, MPdi menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan para santri tersebut merupakan buah dari kerja keras, doa, dan ketekunan dalam menuntut ilmu.

Santri dari daerah pelosok ini dapat diterima di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, melalui berbagai jalur seleksi yang diselenggarakan oleh pondok pesantren atau melalui program beasiswa dari Kementerian Agama. Keberhasilan ini menunjukkan kualitas pendidikan di pesantren yang telah membimbing mereka untuk memenuhi persyaratan akademik dan bahasa yang ketat.

“Alhamdulillah, ini kabar yang sangat membahagiakan bagi seluruh keluarga besar Ponpes Darussalam Parmeraan .
Santri Pelosok Negeri Meraih Impian
Lolos Seleksi Kuliah ke Al-Azhar Mesir,
Kami bangga menjadi pendidik dan sangan bersyukur atas keberhasilan anak-anak didik kami yang berhasil menembus perguruan tinggi di Timur Tengah. Selamat untuk semuanya,” ujar Ustadz Roisuddin Ritonga, Jumat (6/11)

Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan semangat belajar yang tinggi di kalangan santri. Modal ketekunan mengantarkan mereka meraih kesempatan emas untuk melanjutkan studi di salah satu universitas Islam tertua dan paling berpengaruh di dunia.

“Ini bukti nyata bahwa kesungguhan dan kerja keras akan membuahkan hasil. Semoga menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi dan mengejar cita-cita,” tambahnya.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan guru dan pembina yang telah mendidik para santri hingga mampu menembus berbagai perguruan tinggi bergengsi, baik di dalam maupun luar negeri

Dukungan dan kepedulian berbagai pihak sangat dibutuhkan agar perjalanan pendidikan para santri menuju Mesir dapat berjalan lancar. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui doa, motivasi, perhatian, maupun bantuan sesuai kemampuan masing-masing.

Mari bersama-sama memberikan dukungan kepada 29 santri ini. Mereka bukan hanya membawa harapan keluarga dan pesantren, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Padang Lawas Utara ke dunia internasional.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya, khususnya kalangan santri di Paluta, agar terus meningkatkan semangat belajar, memperdalam ilmu agama dan pengetahuan umum, serta berani bercita-cita menempuh pendidikan hingga ke luar negeri.

Dari pelosok Parmeraan menuju Kairo, Mesir. Sebuah bukti bahwa cita-cita besar tidak dibatasi oleh tempat seseorang menuntut ilmu.

Keberhasilan ini diharapkan mendapat perhatian dan dukungan luas dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, para dermawan, hingga seluruh warga Padang Lawas Utara.

“Mari dukung dan doakan 29 santri Ponpes Darussalam Parmeraan. Semoga perjalanan mereka dimudahkan, sukses dalam menuntut ilmu, dan kelak kembali membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan Kabupaten Padang Lawas Utara,” pungkasnya.

Penulis

  • Tohong Harahap

    Tohong Harahap adalah Ka. Biro Metropublik.com yang aktif meliput isu pemerintahan kabupaten padang lawas utara (Paluta), hukum, politik, dan sosial kemasyarakatan di Sumatera Utara.

Bagikan berita ini