SMSI Taput Resmi Dilantik, Bupati JTP: Kritik Media Penting untuk Pemerintahan

Bagikan berita ini

Tarutung – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) periode 2026-2029 resmi dilantik. Dalam kesempatan itu, Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan pentingnya peran media, termasuk kritik dan pemberitaan faktual, sebagai bahan evaluasi pemerintah.

Pelantikan pengurus yang dipimpin Jhonson M. Silaban dari medanbisnisdaily.com tersebut dilakukan Ketua SMSI Sumatera Utara Erris Julietta Napitupulu di Aula Hotel Palapa Tarutung, Selasa (27/10/2026).

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Nomor 026/KPTS/SMSI-SU/X/2026, dilanjutkan pembacaan naskah pelantikan, penyerahan SK dan AD/ART, serta penyerahan pataka SMSI kepada Jhonson Silaban.

Jhonson dilantik bersama Hengky Tobing sebagai sekretaris dan Henry Harianja sebagai bendahara, serta sejumlah pengurus bidang lainnya.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Taput, perwakilan Kejaksaan Negeri Taput, perwakilan Kapolres Taput, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi pers, wartawan, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta LPK SO Mori Center.

Sebelum pelantikan, Jhonson terpilih secara aklamasi sebagai Ketua SMSI Taput dalam Musyawarah Luar Biasa (Muslub) SMSI Taput 2026. Musyawarah tersebut dipimpin Ketua Bidang Organisasi dan Daerah SMSI Sumut Benny Pasaribu, Sekretaris SMSI Sumut M. Agus Utama, dan Plt Ketua SMSI Taput Hengky Tobing.

Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menyebut media memiliki peran penting dalam menyampaikan kondisi nyata di tengah masyarakat kepada pemerintah.

“Pilar keempat pembangunan adalah media. Sebagai Bupati, saya sering mendapatkan laporan atau pemberitaan dari media terkait apa yang terjadi di Tapanuli Utara,” ujar JTP.

Dia mengakui, laporan dari jajaran pemerintah terkadang hanya menampilkan sisi positif. Sementara itu, kondisi sebenarnya di lapangan justru bisa diketahui melalui pemberitaan media.

“Kalau dari anggota saya, laporan-laporannya pasti yang bagus-bagus. Tetapi realitanya sering saya dapatkan dari media melalui berita,” katanya.

Baca Juga:  SMSI Medan Optimistis Bobby Octavianus Zulkarnain Benahi Administrasi dan Keuangan PUD Pasar

JTP juga menegaskan dirinya tidak anti terhadap kritik media. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam menjalankan pemerintahan selama disampaikan sesuai koridor dan ketentuan yang berlaku.

Dia mengungkapkan telah berkonsultasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Taput agar organisasi pers di daerah itu dapat difasilitasi melalui kegiatan yang bersumber dari APBD, dengan tetap mengikuti ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Di sisi lain, JTP menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah turut terdampak kebijakan efisiensi secara nasional. Meski demikian, dia berharap hubungan pemerintah dan media tetap terjalin baik.

“Mari bersatu dan berkolaborasi membangun Tapanuli Utara. Perbedaan politik itu sudah biasa. Pendukung saya maupun yang tidak mendukung saya dalam Pilkada kemarin, bagi saya tidak ada lagi perbedaan akan hal itu,” tegasnya.

Ketua SMSI Sumut Erris Julietta Napitupulu meminta pengurus baru aktif membesarkan organisasi dan mengembangkan ekosistem media siber di Tapanuli Utara.

Menurut Erris, Taput memiliki kaitan historis dengan perjalanan SMSI di Sumatera Utara. Dia menyebut daerah tersebut menjadi titik awal sukses ekspedisi SMSI dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Sumut.

Erris juga mendorong SMSI mendukung program pembangunan pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat, tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial pers.

“Pengurus SMSI Taput yang baru, dukung kalian Pak Bupati untuk pembangunan Tapanuli Utara. Meski begitu, sosial kontrol juga harus kalian terapkan. Pak Bupati juga harus terinformasi masalah ataupun peristiwa sesuai fakta di lapangan,” kata Erris.

Sementara itu, Ketua SMSI Taput periode 2026-2029 Jhonson Silaban menyampaikan terima kasih atas kepercayaan anggota dan kehadiran para undangan dalam pelantikan tersebut.

“Kehadiran Bapak dan Ibu menjadi penyemangat, energi baru bagi kami,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Sumut Dorong Moratorium DOB Dibuka, Provinsi Kepulauan Nias Kembali Diperjuangkan

Jhonson mengatakan SMSI Taput akan diarahkan menjadi organisasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dia juga menyatakan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah sekaligus menyampaikan masukan dan kritik kepada Pemkab Taput serta unsur penyelenggara pemerintahan lainnya.

Dengan kepengurusan baru ini, SMSI Taput diharapkan dapat memperkuat profesionalisme media siber, menyampaikan informasi berdasarkan fakta, serta menjalankan fungsi kontrol sosial dalam mendukung pembangunan daerah.

Penulis

  • Rediaman Gulo

    Rediaman Gulo adalah Pemimpin Redaksi Metropublik.com yang aktif meliput isu pemerintahan, hukum, politik, dan sosial kemasyarakatan di Sumatera Utara.

Bagikan berita ini