Rico Waas Serahkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa Medan

Rico Waas Serahkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa Medan

Medan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 214 mahasiswa dari keluarga prasejahtera untuk Tahun Anggaran 2026. Bantuan tersebut diharapkan meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mencegah mahasiswa putus kuliah.

Penyerahan bantuan berlangsung di Hotel Grand Kanaya, Medan, Jumat (24/10/2026). Rico mengatakan, program tersebut merupakan bentuk pengembalian uang rakyat melalui pajak untuk kepentingan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Ini dari masyarakat untuk masyarakat. Dana yang kita kumpulkan dari pajak masyarakat dikembalikan lagi kepada masyarakat,” tegas Rico Waas.

Menurutnya, bantuan pendidikan tersebut diharapkan memotivasi mahasiswa menyelesaikan kuliah, meraih pekerjaan yang layak, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Pendidikan ini ingin mengubah nasib keluarga. Kalau anaknya berhasil, menyelesaikan kuliah, kemudian bisa bekerja, tentu manfaatnya akan kembali kepada keluarganya,” ujar Rico.

Dalam kegiatan yang dihadiri mahasiswa dan orang tua itu, Rico berpesan agar para penerima memanfaatkan bantuan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan pendidikan. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan kuliah yang telah diperjuangkan orang tua mereka.

Rico berharap para penerima bantuan dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik, meraih cita-cita, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat setelah lulus.

“Kalau bicara Medan untuk Semua, Semua untuk Medan, kami berharap adik-adik nanti berhasil, kembalilah dan mengabdilah kepada Kota Medan serta bangsa ini. Gunakan ilmu yang didapat untuk membangun kota dan memajukan bangsa,” pesannya.

Rico turut meminta jajaran terkait mengkaji penambahan kuota penerima bantuan pada tahun mendatang agar semakin banyak mahasiswa yang terbantu.

“Saya minta supaya bisa ditambahkan lagi, karena memang sangat bermanfaat. Tahun depan kita tambah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Fahrezi Harahap, mahasiswa semester VII Universitas Negeri Medan (Unimed) yang mewakili penerima bantuan, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Medan.

Baca Juga:  Waspada MinyaKita Oplosan, DPRD Medan Desak Pemko Lakukan Sidak

“Bantuan ini bukan sekadar dukungan biaya pendidikan, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap kami, mahasiswa-mahasiswi yang sedang memperjuangkan masa depan kami lewat jalur pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Fahrezi mengatakan, bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi Kota Medan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti menjelaskan, sebanyak 214 mahasiswa dari keluarga prasejahtera menerima bantuan dengan besaran bervariasi, maksimal Rp 6 juta per mahasiswa setiap semester.

Ia menyebutkan, penerima bantuan berasal dari keluarga kategori Desil 1 hingga Desil 5. Adapun persyaratan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00 bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) dan 3,25 bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS).

“Program ini bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga, memperluas akses pendidikan tinggi, serta mencegah mahasiswa putus kuliah akibat keterbatasan biaya,” jelas Khoiruddin.

Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas didampingi Kepala Dinas Sosial Khoiruddin Rangkuti dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Barli Mulia.

Penulis

  • Rediaman Gulo

    Rediaman Gulo adalah Pemimpin Redaksi Metropublik.com yang aktif meliput isu pemerintahan, hukum, politik, dan sosial kemasyarakatan di Sumatera Utara.