Belawan – Tim gabungan Brimob Polda Sumatera Utara, Direktorat Samapta Polda Sumut, dan Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengamankan 17 orang pelaku premanisme, pungutan liar (pungli), serta pencurian dengan kekerasan (curas) dalam operasi penindakan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, Jumat (23/1/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan lima pelaku pungli di Simpang Sicanang, enam pelaku pungli di Simpang Kampung Salam, empat orang dari sebuah pos organisasi kemasyarakatan (ormas) di kawasan Sicanang, serta satu pelaku pungli di area parkiran truk CPO. Selain itu, satu orang pelaku berinisial AP turut diamankan di sekitar PT Smart, yang diketahui merupakan pelaku premanisme sekaligus pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Pelaku AP sebelumnya telah dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan terkait kasus curas yang terjadi pada 6 Januari 2026. Penangkapan terhadap yang bersangkutan dilakukan saat tim gabungan menyisir sejumlah titik rawan kejahatan jalanan di wilayah Belawan.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, SH., MH., menjelaskan bahwa penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam memberantas kejahatan jalanan dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Penangkapan ini dilakukan saat tim gabungan dari Brimob Polda Sumatera Utara, Dit Samapta Polda Sumut, dan Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan kegiatan penindakan terhadap kejahatan jalanan serta gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan,” ujar Kompol Jan Piter.
Seluruh pelaku kemudian dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal serta tes urine yang dilakukan terhadap para pelaku, sebanyak 15 orang dinyatakan positif menggunakan narkotika.
Polres Pelabuhan Belawan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan operasi penindakan secara intensif dan berkelanjutan bersama jajaran Polda Sumut guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus memberantas aksi premanisme, pungli, dan berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya di wilayah Belawan. (Rendi)













