Asahan  

Pembukaan MTQN ke-57 Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 Resmi Digelar

Asahan – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-57 Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 resmi dibuka, Rabu (15/4/2026) pukul 09.00 WIB di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.

Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, Dandim 0208/Asahan, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, perwakilan Danlanal TBA, Subdenpom I/1-4 Kisaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para asisten, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Asahan, Ketua dan Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua DWP Kabupaten Asahan, Dewan Hakim, serta tamu undangan lainnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan, Drs. M. Azmi Ismail, AP, MSi, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQN ke-57 berdasarkan Surat Keputusan Bupati Asahan Nomor 100.3.3.2-34.7-1.3 Tahun 2026 tanggal 10 April 2026 tentang pembentukan panitia penyelenggara.

Ia menjelaskan, kegiatan MTQN berlangsung mulai 15 hingga 20 April 2026 dan dipusatkan di Kota Kisaran.

“MTQN tahun ini diikuti 25 kecamatan dengan jumlah peserta sebanyak 853 orang putra dan putri,” ujarnya.

Menurutnya, cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah Al-Qur’an, Qira’at Sab’ah, Hifzil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Khattil Qur’an yang digelar di sejumlah lokasi di Kisaran.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Asahan juga menyiapkan penghargaan bagi peserta terbaik berupa hadiah umroh untuk juara I tingkat dewasa putra-putri dan hafizh 30 juz, serta trofi dan uang pembinaan.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar mengatakan pelaksanaan MTQ tahun ini digelar secara sederhana sebagai bentuk efisiensi anggaran.

“Namun demikian, hal tersebut tidak mengurangi makna dan tujuan kegiatan. Kesederhanaan ini bukan menjadi hambatan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa MTQ harus lahir dari kerja tulus, ikhlas, semangat kuat, serta panggilan hati para penggiat Al-Qur’an.

Baca Juga:  Bupati Asahan Buka Rakorpem Maret 2026, Bahas Kunjungan KPK hingga Persiapan HUT ke-80 Asahan

“Kita harus membuktikan bahwa MTQ ini menjadi media dakwah dan syiar Islam yang efektif, sekaligus mendorong pembangunan daerah melalui pembentukan generasi Qur’ani yang berkualitas,” ucapnya.

Bupati juga berharap para qori, qariah, hafizh, dan hafizah terus meningkatkan kemampuan agar tidak hanya unggul secara kuantitas, tetapi juga mampu bersaing secara kualitas hingga tingkat nasional.

Selain itu, ia meminta Dewan Pengawas dan Dewan Hakim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MTQ agar ke depan mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang berprestasi di tingkat nasional.

Rangkaian acara pembukaan diisi dengan pembacaan doa, pembacaan surat keputusan, baiat dan pelantikan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars MTQ, Himne MTQ, laporan panitia, serta pidato Bupati Asahan.