Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Tegaskan Wartawan PWI Jangan Terlibat Narkoba dan Judi

Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Tegaskan Wartawan PWI Jangan Terlibat Narkoba dan Judi
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Pusat, Drs. H. Akhmad Munir, menegaskan komitmen organisasi untuk mendukung aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba dan praktik perjudian. (Foto: Istimewa)

Langkat – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Drs. H. Akhmad Munir, menegaskan komitmen organisasi untuk mendukung aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba dan praktik perjudian. Karena itu, ia mengingatkan seluruh anggota PWI di Indonesia agar tidak terlibat, membekingi, maupun menghalangi upaya pemberantasan kejahatan tersebut.

Penegasan tersebut disampaikan Akhmad Munir saat memberikan arahan dalam acara Family Gathering (FG) PWI Sumatera Utara yang digelar di Jona Garden, Kabupaten Langkat, Sabtu (4/7/2026).

Acara tersebut dihadiri Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik, SE beserta istri, Ketua Panitia Family Gathering Amrizal, SH, MH didampingi Sekretaris Panitia Fahrur Rozi, Dewan Kehormatan PWI Sumut Anton Panggabean, Agus Safaruddin Lubis, Surya Lubis, para pengurus PWI kabupaten/kota se-Sumatera Utara, serta sekitar 1.250 anggota dan keluarga besar PWI Sumut.

“Kita harus berkomitmen menjaga marwah PWI di mana pun berada. Saya ingatkan, wartawan jangan sampai bekerja sama, membekingi, apalagi menghalangi aparat dalam memberantas narkoba dan judi, termasuk para pengedar maupun pelakunya. Sebaliknya, kita harus mendorong agar bisnis haram tersebut diberantas,” tegas Akhmad Munir.

Ia kembali menegaskan bahwa anggota PWI tidak boleh terlibat dalam penyalahgunaan narkotika maupun praktik perjudian. Menurutnya, fenomena tersebut telah ditemukan di sejumlah daerah sehingga perlu menjadi perhatian serius seluruh anggota organisasi.

“Apalagi Sumatera Utara termasuk daerah yang rentan terhadap ancaman narkoba. Saya ingatkan, jangan sampai ada kerja sama, apalagi keterlibatan. Mari kita jaga profesi jurnalistik ini dengan baik, patuh terhadap Kode Etik Jurnalistik dan amanah Undang-Undang Pers,” ujarnya.

Selain menyampaikan komitmen pemberantasan narkoba dan judi, Akhmad Munir juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Family Gathering PWI Sumut yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam mempererat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan organisasi.

Baca Juga:  Debat Terakhir Pilgub Sumut 2024, Ketua KPU Sumut: Rakyat yang Memilih, Rakyat yang Menentukan

“Kita patut mengapresiasi kegiatan ini. Sebagai organisasi besar, kita harus bangga terhadap korps PWI. Kita harus menjaga profesi wartawan yang bermartabat dan terus meningkatkan profesionalisme dalam menghadirkan pemberitaan yang berkualitas di tengah masyarakat. PWI harus tetap solid dan kompak,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Akhmad Munir juga menyampaikan bahwa PWI Pusat akan segera melakukan konsolidasi organisasi melalui sidang paripurna. Ia mendorong seluruh pengurus untuk terus merangkul wartawan senior maupun generasi muda agar aktif dalam organisasi.

“Kepada seluruh pengurus, teruslah melakukan pembinaan, memperkuat pemahaman terhadap Kode Etik Jurnalistik, AD/ART organisasi, serta menaati seluruh aturan profesi wartawan. Mari bersama-sama membangun organisasi dan mendukung pembangunan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Akhmad Munir mengungkapkan bahwa PWI Pusat tengah menyiapkan kebijakan pemutihan bagi anggota yang masa berlaku kartu keanggotaannya telah habis.

“Bagi anggota yang masa berlaku kartu PWI-nya telah habis, silakan melakukan perpanjangan paling lambat Desember 2026. Khusus anggota yang masa berlaku kartunya habis sebelum tahun 2012, akan diberikan dispensasi tanpa harus mengikuti UKW. Kebijakan ini akan kami bahas dan tetapkan melalui konsolidasi organisasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik, SE mengatakan bahwa pelaksanaan Family Gathering merupakan salah satu program yang terus dipertahankan karena dinilai mampu mempererat silaturahmi dan kebersamaan di antara anggota PWI se-Sumatera Utara.

“Saya selalu menanamkan bahwa pengurus harus menjadi pelayan bagi anggota, bukan sebaliknya, pengurus yang dilayani anggota,” ujar Farianda.

Menurutnya, pelaksanaan Family Gathering secara berkelanjutan menjadi bukti komitmen pengurus dalam membangun suasana kekeluargaan sehingga anggota tetap merasa nyaman dan bahagia di tengah padatnya aktivitas profesi kewartawanan.

Baca Juga:  Kompolnas Apresiasi Kerja Polri yang Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan di Padang Pariaman

Sementara itu, Ketua Panitia Family Gathering, Amrizal, SH, MH, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan memperkuat solidaritas sesama anggota PWI di Sumatera Utara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi. Tercatat sebanyak 1.250 peserta mengikuti Family Gathering tahun ini. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat solidaritas dan kekompakan keluarga besar PWI Sumut,” pungkasnya.

Penulis

  • Rediaman Gulo

    Rediaman Gulo adalah Pemimpin Redaksi Metropublik.com yang aktif meliput isu pemerintahan, hukum, politik, dan sosial kemasyarakatan di Sumatera Utara.