Medan – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung terselesaikan, perwakilan warga Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, mendatangi Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, untuk menyampaikan langsung keluhan sekaligus meminta dukungan agar Pemerintah Kota Medan segera mengambil langkah nyata.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPRD Kota Medan itu dihadiri sejumlah perwakilan warga yang selama ini terdampak banjir di kawasan sekitar Kantor Lurah Sempakata.
Dalam dialog tersebut, Poltak Simanjuntak menjelaskan bahwa banjir yang terjadi setiap kali hujan telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat, baik terhadap rumah warga maupun aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, persoalan banjir bukan semata-mata disebabkan tingginya curah hujan, tetapi karena kapasitas saluran drainase yang tidak mampu menampung besarnya debit air yang datang dari kawasan hulu.
“Daerah tangkapan air di hulu sangat luas, sementara saluran pembuangan yang tersedia tidak mampu menampung debit air. Apabila aliran dari hulu dapat dibagi melalui pembangunan saluran baru menuju kawasan Perumahan Pemda, kami yakin banjir bisa dikendalikan,” ujar Poltak, Selasa (7/7/2026).
Senada dengan itu, Marpaung mengatakan warga bersama pihak Kelurahan Sempakata selama ini telah melakukan pemetaan terhadap penyebab banjir sekaligus menyusun beberapa alternatif penanganan.
Menurutnya, salah satu langkah yang dapat segera dilakukan adalah normalisasi saluran drainase yang ada agar aliran air kembali lancar dan genangan tidak bertahan terlalu lama.
“Salah satu langkah cepat yang kami nilai dapat mengurangi lamanya genangan banjir adalah melakukan normalisasi saluran air yang sudah ada,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen Tarigan yang didampingi Staf Ahli DPRD Sutrisno Pangaribuan dan Kepala Bagian Persidangan Andres Willy Simanjuntak langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi Camat Medan Selayang serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan.
Dalam komunikasi tersebut, Wong Chun Sen meminta agar persoalan banjir di Kelurahan Sempakata menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah penanganan yang konkret.
“Pastikan agar permasalahan ini bisa diatasi. Saya meminta instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melihat kondisi yang dikeluhkan warga dan menyiapkan solusi yang tepat,” tegas Wong Chun Sen.
Ia menegaskan DPRD Kota Medan akan terus mengawal aspirasi masyarakat agar penanganan banjir tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan solusi jangka panjang bagi warga Kelurahan Sempakata.
Sementara itu, perwakilan warga yang terdiri dari Poltak Simanjuntak, P. Marpaung, Ramot Manutur Situmorang, Rafael Marpaung, Nasri Ginting, N. Sinurat, dan Amanda Siregar mengapresiasi respons cepat Ketua DPRD Kota Medan yang langsung berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun organisasi perangkat daerah terkait.
“Semoga kedatangan kami ke kantor dewan ini tidak sia-sia. Kami sangat menghargai respons Ketua DPRD yang begitu cepat menindaklanjuti keluhan warga,” ujar mereka.
Warga berharap DPRD Kota Medan terus mengawal penyelesaian persoalan tersebut hingga Pemerintah Kota Medan merealisasikan solusi yang komprehensif, sehingga banjir yang selama ini menghantui permukiman di Kelurahan Sempakata dapat ditangani secara tuntas.













