Saipul Bahri Tolak Program Wasbang DPRD Medan, Nilai Pemborosan Anggaran

Saipul Bahri Tolak Program Wasbang DPRD Medan, Nilai Pemborosan Anggaran

Medan – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, Saipul Bahri SE, menyatakan penolakan terhadap rencana pelaksanaan kegiatan sosialisasi pembinaan ideologi dan wawasan kebangsaan (Wasbang) yang akan dilaksanakan rutin setiap bulan oleh anggota DPRD di tengah masyarakat.

“Sejak awal saya pribadi tidak setuju dengan rencana pelaksanaan kegiatan Wasbang. Kegiatan itu hanya membuang-buang anggaran saja,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Penolakan tersebut, kata Saipul, telah disampaikannya sejak pembahasan perubahan Ranperda DPRD Medan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Tata Tertib yang disahkan pada 20 Januari 2026.

“Pada saat pandangan fraksi, saya tidak setuju dan tidak menandatangani,” katanya.

Ia juga mengaku tidak mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) terkait penyebarluasan ideologi yang digelar di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta pada 23–25 April 2026.

“Saya sendiri tidak ikut, termasuk bersama beberapa anggota lainnya,” ucapnya.

Menurut Saipul, anggaran yang dialokasikan untuk program Wasbang sebaiknya dialihkan untuk kebutuhan yang lebih prioritas dan langsung dirasakan masyarakat.

“Lebih baik anggaran itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur atau membantu masyarakat yang saat ini banyak mengalami kesulitan ekonomi,” katanya.

Saipul yang juga pensiunan TNI Angkatan Laut itu menilai, penggunaan anggaran harus benar-benar efektif dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga:  3 ASN Dipecat Pemko Tanjungbalai karena Mangkir Kerja Lebih dari 28 Hari