Bobby Nasution Percepat Program Puskesmas Rawat Inap di Daerah Terpencil Sumut

Bobby Nasution Percepat Program Puskesmas Rawat Inap di Daerah Terpencil Sumut

Medan – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mempercepat program peningkatan Puskesmas rawat inap di daerah terpencil.

Langkah tersebut dilakukan menyusul peristiwa seorang ibu hamil di Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang harus ditandu sejauh 30 kilometer selama enam jam akibat akses jalan rusak dan jauhnya fasilitas kesehatan.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (14/5/2026).

Dalam keterangannya, Bobby menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut dan menegaskan persoalan pelayanan kesehatan di daerah terpencil harus menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah.

“Kami dari provinsi menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah bersama agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat lebih mudah dijangkau,” ujarnya.

Menurut Bobby, persoalan utama di wilayah terpencil bukan hanya terbatasnya fasilitas kesehatan, tetapi juga akses infrastruktur menuju layanan kesehatan yang masih minim.

Karena itu, Pemprov Sumut mendorong peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas rawat inap, khususnya di daerah yang memiliki jarak lebih dari 30 kilometer dari rumah sakit.

“Puskesmas yang jaraknya lebih dari 30 kilometer dari rumah sakit kita dorong menjadi Puskesmas rawat inap. Program ini sudah kita siapkan dan dipercepat mulai tahun ini,” katanya.

Bobby menjelaskan, Pemprov Sumut telah meminta pemerintah kabupaten/kota melakukan pengecekan terhadap standar fasilitas Puskesmas di masing-masing daerah.

Menurutnya, apabila standar pelayanan telah terpenuhi, Pemprov Sumut siap memberikan dukungan anggaran untuk peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan.

“Standarnya sudah ada. Ketika sudah memenuhi standar, Pemerintah Provinsi akan membantu agar Puskesmas tersebut bisa menjadi Puskesmas rawat inap,” ucapnya.

Ia mengatakan, program peningkatan Puskesmas rawat inap sebelumnya direncanakan mulai berjalan pada tahun 2027. Namun, pelaksanaannya dipercepat tahun ini setelah adanya dukungan bantuan dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Bobby Nasution Teken MoU PSEL Bersama Danantara, Sampah di Medan Raya Ditarget Jadi Energi Listrik

“Awalnya direncanakan mulai 2027, tetapi kita percepat tahun ini karena ada dukungan bantuan dari pemerintah pusat,” katanya lagi.

Selain peningkatan layanan kesehatan, Pemprov Sumut juga terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah terpencil agar akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan menjadi lebih mudah dan cepat.

“Kita bukan hanya mendorong programnya, tetapi juga menyiapkan dukungan keuangannya. Tinggal bagaimana kabupaten dan kota mengajukan sesuai kebutuhan daerahnya,” pungkas Bobby Nasution.