Medan  

PWPM Perkuat Sinergi dengan Diskop UKM Perindag Medan Kawal Program Ekonomi Kerakyatan

Medan – Persatuan Wartawan Pemerintah Kota Medan (PWPM) memperkuat sinergi dengan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kota Medan melalui silaturahmi dan dialog terbuka yang berlangsung di kantor dinas tersebut, Senin (18/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi ruang membangun komunikasi konstruktif antara insan pers dan pemerintah daerah dalam mengawal program ekonomi kerakyatan yang dijalankan Pemko Medan.

Ketua Koordinator PWPM, Muhammad Edison Ginting, menegaskan pers memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.

“Kehadiran kami bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga memperkuat sinergi dan mendapatkan pemaparan langsung terkait program kerja Diskop UKM Perindag. Wartawan siap menjadi jembatan informasi agar program ekonomi Pemko Medan dapat dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Edison Ginting.

Dalam dialog tersebut, Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar, memaparkan sejumlah program strategis yang tengah dijalankan untuk mendukung visi ekonomi kerakyatan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Menurut Hendra, pihaknya saat ini fokus pada empat sektor utama, yakni penguatan koperasi, pengembangan UMKM, stabilisasi perdagangan, serta peningkatan daya saing industri lokal.

“Kami ingin memastikan seluruh program benar-benar menyentuh masyarakat. Karena itu, sinergi dengan wartawan sangat penting agar informasi pembangunan ekonomi tersampaikan secara luas dan tepat,” katanya didampingi jajaran pejabat Diskop UKM Perindag Kota Medan.

Di sektor koperasi, Diskop UKM Perindag menitikberatkan pembinaan kualitas kelembagaan, bukan sekadar mengejar kuantitas koperasi. Hendra mengakui masih banyak koperasi yang belum memahami tata kelola dan regulasi dengan baik.

“Koperasi harus tumbuh sehat dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Tidak hanya banyak secara kuantitas, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi anggotanya,” ucapnya.

Baca Juga:  Fraksi PDIP: Penanaman Modal Hanya Dapat Tercapai Bila Faktor Penunjang Diperbaiki

Ia menjelaskan, pembinaan koperasi telah dilakukan di 77 titik potensial di Kota Medan guna membantu kelompok masyarakat memahami pengelolaan usaha dan koperasi secara benar.

Sementara di sektor UMKM, Diskop UKM Perindag berkomitmen mendampingi pelaku usaha mulai dari tahap perintisan usaha, akses permodalan, pemasaran, hingga penguatan manajemen usaha.

“Kami berupaya hadir sebagai solusi agar UMKM di Kota Medan bisa naik kelas dan semakin mandiri,” ujar Hendra.

Pada sektor perdagangan, Diskop UKM Perindag terus melakukan pengawasan harga dan distribusi barang guna menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menekan inflasi daerah. Selain itu, produk-produk lokal Kota Medan juga terus didorong agar mampu menembus pasar nasional hingga ekspor.

Sedangkan pada sektor perindustrian, pihaknya fokus meningkatkan kualitas produk lokal agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.

“Kami ingin produk masyarakat Medan memiliki daya saing tinggi dan bernilai ekonomi lebih besar,” katanya.

Di akhir pertemuan, Edison Ginting menegaskan PWPM siap terus bersinergi dengan Diskop UKM Perindag dalam mengawal serta mempublikasikan berbagai program pembangunan ekonomi Kota Medan.

“Sinergi ini penting agar masyarakat mengetahui program pemerintah sekaligus ikut mendukung kemajuan ekonomi Kota Medan,” pungkasnya. (Rendi)