Batubara – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Samosir, Rabu (29/4/2026).
Penyaluran bantuan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Simanindo dengan menyasar berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, lingkungan, pelestarian budaya, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati Samosir, Vandiko Gultom, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Inalum yang dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
“Program ini sangat membantu masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Inalum kepada masyarakat Kabupaten Samosir.
Dalam kegiatan tersebut, Inalum menyerahkan sejumlah bantuan pendidikan berupa dana beasiswa bagi siswa SMA Unggul DEL yang saat ini melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), bantuan mobiler sekolah, sarana air bersih, serta tempat sampah untuk SMA Negeri 1 Simanindo.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada SMP Negeri 2 Harian berupa sound system dan media pembelajaran guna menunjang kegiatan belajar mengajar.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan penguatan ekonomi warga, Inalum turut menyerahkan bantuan rumah kompos serta pelatihan Metode Tani Nusantara kepada masyarakat.
Dukungan terhadap sektor pariwisata dan budaya juga diwujudkan melalui bantuan sound system, taganing, serta patung Sigale-gale di Huta Siallagan. Sementara di Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, perusahaan memberikan perlengkapan pengembangan homestay dan program edukasi budaya.
Tak hanya itu, Inalum juga menyalurkan bantuan alat usaha kepada 11 pelaku UMKM, pelatihan pengolahan ikan Red Devil menjadi produk makanan bernilai tambah, bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas, serta sepatu dan tas sekolah bagi siswa.
Secara simbolis, perusahaan juga menyerahkan satu unit kontainer sampah, dua unit becak motor, 1.500 unit tempat sampah, serta satu unit mobil tangki air berkapasitas 4.500 liter guna mendukung pengelolaan lingkungan dan akses air bersih masyarakat.
Direktur Human Capital & Strategic Support Inalum, Benny Wiwoho, menegaskan bahwa kehadiran Inalum tidak hanya sebagai entitas industri, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan masyarakat.
“Inalum berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program TJSL ini mencerminkan upaya kami dalam mendukung pendidikan, lingkungan, serta akses air bersih sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang kami jalankan,” katanya.
Melalui program TJSL ini, Inalum menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah operasional perusahaan.
Sinergi antara Inalum, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat pembangunan yang inklusif, meningkatkan kualitas hidup warga, serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi kesejahteraan generasi mendatang. (AP)













