Inalum Rayakan Usia Emas 50 Tahun, Tegaskan Peran Strategis di Industri Aluminium Nasional

Inalum Rayakan Usia Emas 50 Tahun, Tegaskan Peran Strategis di Industri Aluminium Nasional
Operasi Katarak Gratis untuk masyarakat dan Gerakan Donor Darah PT Inalum bersama PMI Batubara di Tanjung Gading, Sumatera Utara.

Batubara – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menapaki usia emas 50 tahun sebagai momentum refleksi atas kontribusi dan peran strategis perusahaan dalam mendukung industri aluminium nasional.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita, Kamis (15/1/2026), menyampaikan bahwa lima dekade perjalanan Inalum bukan sekadar soal usia, melainkan tentang konsistensi menjaga relevansi, ketangguhan, serta kontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia.

“Lima puluh tahun menjadi bukti bahwa Inalum terus bertumbuh bersama Indonesia. Sejak awal berdiri, Inalum hadir sebagai industri pengolahan aluminium berbasis energi hijau dan hingga kini tetap berkomitmen memberi nilai tambah bagi ekonomi nasional serta manfaat bagi masyarakat,” ujar Melati.

Memasuki usia emas, Inalum memilih memaknai perayaan secara substantif. Seiring terjadinya bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera, perusahaan memutuskan meniadakan selebrasi hiburan dan jalan santai. Seluruh anggaran perayaan HUT ke-50 dialihkan untuk kegiatan sosial (CSR) berupa bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Langkah tersebut mencerminkan tanggung jawab sosial dan empati perusahaan, sejalan dengan prinsip keberlanjutan serta peran Inalum sebagai BUMN strategis yang tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan.

Dari sisi kinerja, perjalanan 50 tahun Inalum ditandai dengan capaian produksi tertinggi sepanjang sejarah. Sepanjang 2025, Inalum mencatat produksi dan penjualan aluminium mencapai 280.141 metrik ton, atau all time high production. Capaian ini merupakan hasil inovasi berkelanjutan, peningkatan efisiensi operasional, strategi bisnis adaptif, serta komitmen seluruh insan Inalum dalam menghadapi dinamika industri aluminium global.

Prestasi tersebut menegaskan posisi Inalum sebagai produsen aluminium nasional yang tangguh dan berdaya saing. Ke depan, Inalum akan terus memperkuat perannya melalui inisiatif strategis pengembangan industri aluminium terpadu.

Baca Juga:  Pengedar Sabu di Batubara Diciduk, Polisi Sita 2,66 Gram dan Timbangan Elektrik

Sebagai BUMN di industri aluminium terintegrasi, Inalum mengelola pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan memproduksi aluminium primer untuk kebutuhan industri dalam negeri serta pasar ekspor. Didirikan pada 6 Januari 1976 sebagai perusahaan patungan Indonesia–Jepang, Inalum sepenuhnya menjadi milik Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak 2013. Sejak 2023, Inalum menjadi bagian dari Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID.

Rangkaian syukuran usia emas Inalum digelar secara hybrid dari Jakarta, Kuala Tanjung, dan Paritohan sebagai simbol sinergi operasional. Pada momen yang sama, Inalum juga menggelar kegiatan Operasi Katarak Gratis bagi masyarakat serta donor darah bekerja sama dengan PMI Batubara di Tanjung Gading, Sumatera Utara. (AP)