Medan – Sumatera Utara resmi bersiap menjadi pusat perhatian sepak bola Asia Tenggara. Sejumlah tamu dan peserta Piala AFF U-19 2026 atau ASEAN U-19 Boys’ Championship mulai berdatangan ke Sumut menjelang kick off turnamen internasional yang digelar pada 1 hingga 14 Juni 2026.
Ajang bergengsi yang diikuti 11 negara tersebut sukses dibawa ke Sumut oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama PSSI. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memastikan seluruh persiapan pelaksanaan telah matang dan siap memasuki tahap eksekusi.
Rombongan pertama yang tiba di Kota Medan terdiri dari ofisial pertandingan FIFA dan AFC serta tim Grup A yang dihuni Indonesia, Vietnam, dan Myanmar. Sementara Timor Leste telah lebih dahulu berada di Medan untuk menjalani pemusatan latihan.
Selanjutnya, delegasi AFF bersama tim Grup B yang terdiri dari Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura dijadwalkan tiba pada Sabtu (30/5/2026). Sedangkan tim Grup C yakni Australia, Kamboja, dan Filipina akan menyusul pada Minggu (31/5/2026).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, mengatakan seluruh aspek pendukung pertandingan telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari venue hingga pengaturan teknis di lapangan.
“Persiapan kita sudah matang secara keseluruhan, mulai dari parkir, arus lalu lintas, alur masuk stadion, pengamanan hingga konsumsi ofisial. Tinggal pelaksanaan di hari pertandingan,” ujarnya di Medan, Senin (25/5/2026).
Sesuai jadwal, laga pembuka akan berlangsung pada Senin (1/6/2026) di Stadion Utama Sumut. Pertandingan pertama mempertemukan Vietnam melawan Timor Leste pukul 16.00 WIB, dilanjutkan laga tuan rumah Indonesia menghadapi Myanmar pada pukul 20.00 WIB.
Pemprov Sumut juga memastikan seluruh stadion dan lapangan latihan dalam kondisi siap digunakan. Venue pertandingan meliputi Stadion Utama Sumut, Stadion Teladan, dan Stadion Madya. Sedangkan lokasi latihan berada di Stadion Mini Pancing, Lapangan Cadika, dan Lapangan Kebun Bunga.
Untuk mendukung mobilitas penonton selama turnamen berlangsung, Pemprov Sumut bekerja sama dengan Damri dan pihak swasta menyediakan shuttle bus menuju Stadion Utama Sumut dari sejumlah titik strategis di Kota Medan.
Selain itu, masyarakat Sumut juga diajak ikut menyukseskan event internasional tersebut dengan menjaga kenyamanan, keamanan, serta citra positif daerah di mata dunia.
“Ayo kita sukseskan event ini dan jaga nama baik Sumatera Utara di mata internasional. Ini bisa menjadi modal besar agar ke depan semakin banyak event internasional digelar di daerah kita,” kata Erwin. (Rendi)













