Medan – Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., menyambangi empat anak penderita stunting di Kecamatan Medan Tembung dan Medan Timur, Sabtu (7/11/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wong menyerahkan bantuan susu dan vitamin untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak.
Kunjungan itu dilakukan dalam rangka menyambut peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November. Wong mendatangi rumah masing-masing anak untuk melihat langsung kondisi mereka sekaligus mengetahui situasi keluarga yang mendampingi tumbuh kembangnya.
Empat anak yang dikunjungi yakni Afia Indira Putri (9), Rinaldi (9), Juleha, dan Jehan Pakpahan. Mereka tinggal di wilayah Kecamatan Medan Tembung dan Medan Timur.
Kunjungan pertama dilakukan ke rumah Afia Indira Putri di Jalan Pertiwi, Gang Kesuma, Medan Tembung. Afia selama ini tinggal dan diasuh oleh neneknya, Sutarmi.
Wong kemudian mendatangi rumah Rinaldi di Jalan Bersama, Gang Jawa, Medan Tembung. Saat itu, Rinaldi didampingi kakaknya, Laila (11). Laila menyampaikan bahwa ibu mereka sedang bekerja, sementara ayahnya telah meninggal dunia.
Selanjutnya, Wong mengunjungi Juleha di Jalan Buluh Perindu, Pukat Banting IV, Gang Intan, Medan Tembung. Kedatangannya disambut langsung oleh ibu Juleha yang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan tersebut.
Adapun kunjungan terakhir dilakukan ke rumah Jehan Pakpahan di Jalan Mustafa, Kecamatan Medan Timur. Di sana, Wong kembali menyerahkan bantuan susu dan vitamin.
Wong mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan kegiatan sosial yang telah dijalankannya selama kurang lebih lima tahun. Bantuan susu dan vitamin diberikan secara rutin setiap bulan kepada anak-anak penderita stunting yang membutuhkan perhatian.
“Pemberian susu dan vitamin ini merupakan bentuk perhatian kami terhadap anak-anak penderita stunting. Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap bulan. Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, kami ingin kembali menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian,” ujar Wong, anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III.
Menurut Wong, penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan bantuan susu dan vitamin. Anak-anak juga membutuhkan pendampingan tenaga kesehatan, pemantauan pertumbuhan secara berkala, serta pemenuhan gizi yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Ia menegaskan, persoalan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga. Pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, dan seluruh pihak terkait harus ikut mengambil peran agar penanganan stunting berjalan berkelanjutan dan anak-anak memperoleh kesempatan tumbuh secara optimal.













