Puskesmas Medan Labuhan Luncurkan “Sipungkas”, Pastikan Layanan Kesehatan Jemput Bola ke Rumah Warga

Puskesmas Medan Labuhan Luncurkan “Sipungkas”, Pastikan Layanan Kesehatan Jemput Bola ke Rumah Warga

Medan – Pemerintah Kota Medan terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu inovasi terbaru diwujudkan melalui program “Sipungkas” atau Stiker Penanda Kunjungan Rumah oleh Puskesmas yang diluncurkan UPT Puskesmas Medan Labuhan, Rabu (6/5/2026).

Peluncuran inovasi tersebut ditandai dengan penempelan stiker sekaligus skrining kesehatan langsung ke rumah warga oleh petugas Puskesmas yang dipimpin Kepala UPT Puskesmas Medan Labuhan, dr. Imelda Iriana Purba.

Kepala UPT Puskesmas Medan Labuhan, Imelda Iriana Purba, mengatakan kunjungan rumah merupakan bagian dari kewajiban pelayanan kesehatan, terlebih saat ini Puskesmas telah menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Dengan adanya inovasi Sipungkas ini, kunjungan bukan sekadar rutinitas medis, tetapi juga upaya membangun ikatan emosional dengan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Imelda, stiker yang ditempel di rumah warga menjadi penanda bahwa keluarga tersebut telah mendapatkan pelayanan kesehatan dari Puskesmas. Selain itu, program ini juga memudahkan pencatatan dan pelaporan guna menghindari duplikasi kunjungan.

“Jadi dengan adanya stiker ini, kita memastikan masyarakat sudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien, sekaligus memastikan masyarakat memahami jaminan kesehatan melalui program UHC,” katanya.

Dalam setiap kunjungan, petugas melakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan di tempat, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan gula darah, pemeriksaan tekanan darah, hingga penyuluhan kesehatan.

Program tersebut menargetkan sebanyak 5.132 kepala keluarga di wilayah kerja Medan Labuhan.

“Kami optimis seluruh target rumah akan tertempel stiker dan terdata kesehatannya pada Desember 2026. Data ini nantinya menjadi dasar evaluasi dan kebijakan kesehatan ke depan,” ucap dr. Imelda.

Sementara itu, Lurah Sei Mati, Yogi Fatresya, yang turut mendampingi kunjungan petugas kesehatan menyambut baik inovasi tersebut. Ia menilai program jemput bola ini sangat membantu masyarakat, terutama di wilayah rawan banjir seperti Sei Mati.

Baca Juga:  Wali Kota Medan Tinjau Lokasi Kebakaran di Jalan Putri Hijau, Salurkan Bantuan untuk Korban

“Apabila ada warga yang sakit, baik ringan maupun berat, silakan berobat ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat cukup menggunakan KTP saja. Meski BPJS tidak aktif tetap bisa dilayani selama mengikuti prosedur rujukan dari Puskesmas,” tegasnya.

Salah seorang warga, Sri Wahyuni, mengaku puas dengan pelayanan kesehatan yang langsung datang ke rumah.

“Sangat puas karena pelayanannya datang langsung ke rumah. Kami jadi tahu kalau berobat ke Puskesmas sebenarnya tidak rumit,” ungkapnya.

Melalui inovasi “Sipungkas”, Pemko Medan berharap pelayanan kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat sekaligus memperkuat pendataan kesehatan warga secara menyeluruh. (Rendi)