Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung kondisi Jalan Perintis Kemerdekaan di Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Kamis (25/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bobby memastikan perbaikan jalan segera dilaksanakan guna meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Perbaikan infrastruktur jalan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga. Dengan akses transportasi yang lebih baik, mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas perdagangan di wilayah tersebut diperkirakan akan semakin lancar.
Gubernur Bobby Nasution menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp17 miliar melalui APBD Sumut Tahun Anggaran 2026 untuk pekerjaan peningkatan struktur jalan provinsi pada ruas Lubuk Pakam–Tanah Abang sepanjang 3 kilometer di Kabupaten Deliserdang. Proyek tersebut akan dilaksanakan oleh PT Rapi Arjasa.
Selain itu, peningkatan struktur jalan provinsi pada ruas Tanah Abang–Galang–batas Kabupaten Serdang Bedagai sepanjang 2,05 kilometer juga akan dikerjakan menggunakan anggaran lebih dari Rp14 miliar yang bersumber dari APBD Sumut Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan tersebut akan dilaksanakan oleh CV Cipta Karya Nusantara.
Di tengah antusiasme masyarakat yang menyambut kedatangannya, Bobby Nasution juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menertibkan aktivitas galian C ilegal yang selama ini dikeluhkan warga karena diduga menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan akibat kendaraan bertonase berlebih.
“Tadi saya mendengarkan langsung dari warga, banyak mobil bertonase besar lewat sini. Kita pastikan ditutup. Kita minta mereka mengurus izin,” ujar Bobby Nasution.
Menurutnya, apabila para pelaku usaha mengurus perizinan secara resmi, pemerintah akan menyiapkan akses jalan tersendiri sehingga tidak membebani ruas jalan yang digunakan masyarakat sehari-hari.
“Selama ini jalan di Kecamatan Galang kapasitasnya 8 ton. Jadi jika para penambang galian ilegal mengurus izin, kita akan buat akses tersendiri,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bobby Nasution juga meminta Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan untuk segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kata Bobby, siap memberikan dukungan anggaran guna mempercepat penanganan infrastruktur.
“Bapak Bupati silakan lakukan perbaikan, kami siap memberikan dukungan dana,” ucapnya.
Selain itu, Bobby Nasution mengajak masyarakat dan para kreator konten untuk turut mengawasi proses pembangunan jalan agar pelaksanaannya berjalan sesuai harapan dan tepat sasaran.
“Bapak/Ibu mari kita bersama kawal pembangunan jalan ini. Secara bertahap kita lakukan perbaikan. Jika bapak ibu melihat adanya permasalahan, silakan tag melalui Facebook atau media sosial saya. Insyaallah kita tindak lanjuti,” katanya.
Sementara itu, seorang warga Kecamatan Galang bernama Juli mengungkapkan bahwa masyarakat selama ini tidak hanya menghadapi persoalan jalan rusak, tetapi juga debu dan banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Pak Bobby, setiap hari kami menghirup debu karena mobil truk melintas mulai subuh hingga tengah malam. Kalau hujan, kawasan ini sering banjir. Banyak usaha masyarakat juga terdampak karena debu yang beterbangan,” ujarnya.
Juli juga berharap pemerintah memperketat pengawasan terhadap kendaraan bertonase besar yang melintasi kawasan tersebut. Menurutnya, perbaikan jalan tidak akan bertahan lama apabila kendaraan yang melintas melebihi kapasitas beban yang telah ditetapkan.
“Jadi, kami berharap bukan hanya jalan dan parit yang diperbaiki, tetapi juga ada pengawasan terhadap tonase kendaraan. Percuma jalan diperbaiki kalau truk yang melintas melebihi batas tonase, karena jalan pasti akan cepat rusak kembali,” katanya.













