HUT ke-50 Inalum Tiadakan Seremoni, Dana Dialihkan untuk Bantuan Korban Bencana

Batubara – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) tahun 2026 digelar tanpa seremoni besar. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati perusahaan terhadap bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, Selasa (21/1/2026).

Direktur Utama PT Inalum Melati Sarnita menyampaikan, memasuki usia emas lima dekade, Inalum memilih memaknai peringatan HUT tidak sebatas perayaan seremonial, melainkan melalui kehadiran nyata dan keberpihakan kepada masyarakat.

“Memasuki usia 50 tahun, Inalum tidak hanya merayakan perjalanan perusahaan melalui seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar Melati, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, seiring terjadinya bencana alam di beberapa wilayah Sumatera, Inalum memutuskan meniadakan seluruh rangkaian selebrasi HUT ke-50, seperti panggung hiburan dan jalan santai yang biasanya digelar untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Seluruh anggaran selebrasi kami alihkan sepenuhnya untuk kegiatan sosial atau CSR, berupa bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat,” jelasnya.

Langkah tersebut, lanjut Melati, mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus empati terhadap kondisi kemanusiaan, sejalan dengan prinsip keberlanjutan serta peran Inalum sebagai BUMN strategis yang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

Selain momentum kepedulian sosial, usia 50 tahun Inalum juga menjadi refleksi atas kontribusi dan peran strategis perusahaan dalam mendukung industri aluminium nasional. Sepanjang tahun 2025, Inalum mencatatkan all time high production sebesar 280.141 metrik ton, yang merupakan capaian produksi dan penjualan tertinggi sepanjang sejarah operasional perusahaan.

“Capaian ini merupakan hasil dari inovasi berkelanjutan, penguatan efisiensi operasional, strategi bisnis yang adaptif, serta komitmen Insan Inalum dalam merespons dinamika industri aluminium global,” ujarnya.

Prestasi tersebut menegaskan posisi Inalum sebagai produsen aluminium nasional yang andal dan berdaya saing. Ke depan, Inalum akan terus mengambil peran penting melalui inisiatif strategis penguatan Industri Aluminium Terpadu.

Baca Juga:  IPARI Batubara Gencar Perangi Judol di Kalangan Pelajar

Sebagai BUMN di industri aluminium terintegrasi, Inalum mengelola pembangkit listrik tenaga air (PLTA) serta memproduksi aluminium primer untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri dan pasar ekspor. Didirikan pada 6 Januari 1976 sebagai perusahaan patungan Indonesia–Jepang, Inalum sepenuhnya menjadi milik Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 2013. Sejak 2023, Inalum resmi menjadi anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia).

Syukuran usia emas Inalum dilaksanakan secara hybrid dari Jakarta, Kuala Tanjung, dan Paritohan sebagai simbol sinergitas operasional perusahaan. Bersamaan dengan momentum tersebut, Inalum juga menggelar Operasi Katarak Gratis bagi masyarakat serta Gerakan Donor Darah bekerja sama dengan PMI Batubara di Tanjung Gading, Sumatera Utara. (AP)