Asahan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bersama TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan sejumlah instansi terkait menggelar Patroli Gabungan Anti-Narkoba di Kabupaten Asahan, Sabtu malam (6/6/2026).
Kegiatan diawali dengan Apel Patroli Gabungan yang berlangsung di Lapangan Apel Kantor Bupati Asahan, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kisaran Barat. Apel dipimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Utara, Dr. Moettaqien Hasrimi, didampingi Kepala Satpol PP Kabupaten Asahan, Budi Limbong.
Patroli gabungan tersebut melibatkan personel dari Satpol PP Provinsi Sumut, Satpol PP Kabupaten Asahan, Polres Asahan, Kodim 0208/Asahan, Lanal Tanjung Balai Asahan, Kejaksaan Negeri Kisaran, BNN Asahan, Subdenpom I/1-4 Kisaran, Kesbangpol, Dinas Kominfo, serta instansi terkait lainnya.
Dalam arahannya, Moettaqien Hasrimi menegaskan bahwa peredaran narkoba dan aksi geng motor merupakan persoalan sosial yang menjadi ancaman bagi keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, diperlukan langkah kolaboratif lintas instansi untuk menekan berbagai bentuk gangguan tersebut.
Menurutnya, patroli gabungan merupakan tindak lanjut dari Program Hasil Terbaik Cepat dan Proyek Strategis Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution. Salah satu fokus program tersebut adalah pengawasan terhadap jalur masuk peredaran narkoba dan kawasan yang rawan kenakalan remaja.
“Kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, rasa aman masyarakat, dan masa depan generasi muda yang terbebas dari ancaman narkoba menuju Generasi Emas 2045,” ujar Moettaqien.
Usai apel, tim gabungan bergerak melakukan pemeriksaan ke sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli, di antaranya tempat hiburan malam, rumah karaoke, dan lokasi yang berpotensi menjadi tempat penyalahgunaan narkoba.
Beberapa lokasi yang diperiksa antara lain Karaoke Karunia, sebuah warung tuak di wilayah Kisaran, Star 7, Karaoke Virgo, serta Vegas Bistro & Karaoke.
Selain melakukan pemeriksaan dan pendataan, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap sejumlah pengunjung dan pekerja di lokasi yang didatangi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkoba.
Patroli berlangsung hingga Minggu dini hari (7/6/2026) dan berjalan dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif tanpa ditemukan adanya pelanggaran yang menonjol.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap patroli gabungan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dapat mempersempit ruang gerak peredaran narkoba, mencegah aksi kenakalan remaja dan geng motor, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Sumatera Utara.













