Asahan – Peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT PGRI ke-80 di Lapangan PTPN IV Kebun Sei Dadap berlangsung khidmat dan penuh semangat dengan mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju – Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.” Bupati Asahan menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata untuk menempatkan guru sebagai pusat transformasi pendidikan menuju Indonesia Emas 2045. Guru disebut sebagai fondasi dalam membangun karakter, kecerdasan, dan daya nalar kritis generasi masa depan.
Upacara dihadiri Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, Dandim 0208 Asahan, Polres Asahan, Pengadilan Negeri Kisaran, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, Staf Ahli TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, PLT Kadis Pendidikan, Ketua PGRI Kabupaten Asahan, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Asahan, serta ribuan guru dari berbagai wilayah. Abednego H. Sinambela, S.Pd., dari UPTD SDN 010093 Selawan bertugas sebagai pemimpin upacara.
Dalam amanatnya, Bupati Asahan membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang menekankan tiga agenda utama: peningkatan kompetensi guru, perlindungan profesi, dan penyederhanaan beban administratif. Pemerintah memperluas akses beasiswa RPL, program studi lanjut, serta pelatihan seperti PPG, kepemimpinan sekolah, dan penguasaan teknologi digital mulai dari coding hingga kecerdasan artifisial. Kerja sama Kemendikdasmen dan Kepolisian RI juga diperkuat untuk memberikan perlindungan hukum yang lebih komprehensif bagi guru melalui pendekatan restorative justice.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, dan doa bagi para pendidik yang telah mengabdikan hidupnya demi kemajuan pendidikan Indonesia. Suasana upacara tampak meriah dengan atribut profesi yang menjadi simbol dedikasi para guru. Pada momentum tersebut, PGRI Kabupaten Asahan juga menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan donasi untuk warga terdampak banjir di Sumatera Utara yang disambut antusias seluruh peserta.
Menutup amanatnya, Bupati Asahan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menempatkan kembali martabat guru sebagai pilar peradaban bangsa. Ia menegaskan, “Guru yang kuat akan melahirkan generasi emas yang hebat.”













