Wali Kota Medan Tekankan Sinergi Antar Kota di Pembukaan Raker Komwil I APEKSI Banda Aceh

Medan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya kerja sama antar kota dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari ketahanan fiskal hingga kesiapsiagaan bencana. Hal itu disampaikannya dalam Pembukaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Banda Aceh, Senin (20/4/2026).

Dalam forum strategis tersebut, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada Kota Banda Aceh yang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan. Menurutnya, Banda Aceh merupakan simbol perjuangan dan kebangkitan pascabencana.

“Kota ini adalah bukti ketangguhan masyarakatnya. Pernah terdampak bencana namun mampu bangkit hingga kembali normal. Semangat inilah yang harus kita serap dalam Raker Komwil I kali ini,” ujarnya.

Rico Waas menegaskan, APEKSI tidak boleh hanya menjadi organisasi formalitas, tetapi harus menjadi ruang kolaborasi nyata antar kepala daerah untuk saling belajar dan berbagi pengalaman.

“Mungkin kota lain sudah lebih maju. Kita tidak perlu merasa fiskal kita paling kuat. Di sini kita bergandengan tangan, bertanya kepada senior, dan belajar bagaimana mengelola ekonomi serta pemerintahan yang lebih efektif,” katanya.

Sesuai tema Raker Komwil I APEKSI, “Fiskal Kuat”, Rico Waas memaparkan empat poin penting yang menjadi fokus perhatian.

Pertama, keberlanjutan fiskal. Ia menekankan bahwa pengelolaan keuangan daerah tidak cukup hanya baik di tahun berjalan, namun juga harus sehat dan berkelanjutan untuk dua hingga tiga tahun ke depan.

Kedua, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) mitigasi kebencanaan. Menurutnya, seluruh kota di Indonesia harus siap menghadapi bencana melalui kesiapan sistem, infrastruktur, serta edukasi masyarakat.

“Kita tidak boleh gagap bencana. Harus ada kesiapan evakuasi mandiri dan sistem yang cepat berjalan,” ucapnya.

Ketiga, sinergi antar kota dan kabupaten. Rico menilai kolaborasi lintas daerah sangat penting agar dapat saling membantu dalam berbagai situasi.

Baca Juga:  Wali Kota dan DPRD Medan Pimpin Patroli Subuh Cegah "Asmara Subuh" Selama Ramadan

Keempat, transformasi digital pelayanan publik. Ia mendorong pemanfaatan teknologi agar pelayanan pemerintah semakin cepat, maksimal, dan dekat dengan masyarakat.

“Dengan digitalisasi, setiap keluhan masyarakat bisa segera direspons dan ditangani,” tegasnya.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, perwakilan BNPB Dirhamsyah, Direktur Eksekutif APEKSI Pusat Alwis Rustam, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, para wali kota anggota Komisariat Wilayah I APEKSI, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, unsur Forkopimda, serta pimpinan perangkat daerah Kota Banda Aceh. (Rendi)