DPRD Medan Minta Pemko Segera Perbaiki Fasilitas Umum di Tiga Perumahan Medan Labuhan

DPRD Medan Minta Pemko Segera Perbaiki Fasilitas Umum di Tiga Perumahan Medan Labuhan

Medan – Anggota DPRD Kota Medan, Margaret MS, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) segera memperbaiki sejumlah fasilitas umum (fasum) di Perumahan Cingwan Podomoro, Mega Martubung Asri, dan Komplek BTN TNI AL di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

Permintaan tersebut disampaikan Margaret MS saat mengikuti rapat Panitia Khusus (Pansus) Aset Daerah DPRD Medan bersama Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD Medan, Senin (25/5/2026).

Menurut Margaret, berbagai persoalan infrastruktur masih menjadi keluhan utama warga di ketiga perumahan tersebut. Mulai dari kondisi jalan yang rusak, minimnya lampu penerangan jalan umum (LPJU), hingga persoalan distribusi air bersih yang belum optimal.

“Warga terus menyampaikan keluhan terkait jalan rusak, penerangan jalan yang minim, serta persoalan air bersih. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ujar Margaret.

Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan bahwa di Perumahan Mega Martubung Asri, layanan distribusi air bersih dari Perumda Tirtanadi hingga kini belum menjangkau seluruh kawasan perumahan. Selain itu, keterbatasan penerangan jalan membuat warga harus memasang lampu secara swadaya.

“Di beberapa titik, warga masih menggunakan tiang kayu untuk memasang lampu penerangan secara mandiri karena fasilitas LPJU belum memadai,” katanya.

Margaret menjelaskan, seluruh fasilitas umum di ketiga kawasan perumahan tersebut telah diserahkan kepada Pemko Medan sejak tahun 2023. Namun hingga kini, menurutnya, belum terlihat adanya perbaikan signifikan terhadap berbagai fasilitas yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Ia mengingatkan agar proses penyerahan aset dan fasilitas umum dari pengembang kepada pemerintah tidak berhenti sebatas administrasi, tetapi harus diikuti dengan pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur bagi masyarakat.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Medan Soroti Lemahnya Pengawasan Bangunan Diduga Tak Berizin PBG

“Pemerintah selalu mendorong agar fasilitas umum perumahan diserahkan kepada Pemko. Karena itu, setelah diserahkan, pemerintah juga harus hadir untuk melakukan perawatan dan perbaikan,” tegasnya.

Margaret juga menyoroti kondisi sejumlah jalan lingkungan yang masih mengalami kerusakan dan kawasan yang rawan banjir saat hujan deras. Menurutnya, warga bahkan harus bergotong royong secara rutin untuk memperbaiki jalan yang rusak.

“Hampir setiap minggu warga melakukan gotong royong memperbaiki jalan lingkungan secara swadaya. Ini menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan mereka,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti keberadaan sejumlah lahan fasilitas umum milik Pemko Medan yang belum dikelola secara optimal. Beberapa lahan kosong yang telah dipasangi papan kepemilikan pemerintah, kata Margaret, justru dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah liar.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kesan kumuh dan mengganggu kenyamanan lingkungan permukiman.

“Lahan fasum yang tidak terkelola dengan baik akhirnya menjadi lokasi pembuangan sampah. Ini perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan masalah lingkungan baru,” katanya.

Margaret berharap Pemko Medan melalui OPD terkait dapat segera menindaklanjuti berbagai keluhan warga dan melakukan pembenahan infrastruktur di kawasan Medan Labuhan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kenyamanan masyarakat.